MPN. Situasi di Pendopo Indramayu mendadak memanas saat aksi demonstrasi terkait revitalisasi lahan tambak berujung ricuh. Sejumlah fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan akibat aksi massa.
Kondisi ini langsung menuai reaksi keras dari Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Indramayu. Mereka mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan dan menindak tegas para pelaku perusakan.

Ketua LMP Marcab Indramayu, Kasan, menyampaikan kecaman keras terhadap aksi yang dinilai sudah melewati batas.
“Jangan rusak fasilitas umum atas nama aspirasi. Ini tidak bisa ditoleransi. Kami minta pelaku segera diproses hukum,” tegasnya.
Menurutnya, aksi anarkis tidak hanya mencederai demokrasi, tetapi juga merugikan masyarakat luas yang menggunakan fasilitas tersebut setiap hari.
Di tengah situasi yang memanas, LMP tetap menegaskan dukungan penuh terhadap proyek revitalisasi lahan tambak di Indramayu. Program ini dinilai sebagai bagian dari proyek strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kedaulatan ekonomi.

LMP pun mengingatkan semua pihak agar tidak terprovokasi dan tetap menjaga ketertiban demi keberlangsungan pembangunan di daerah. (Pyan







