MPN.KUNINGAN– SDN 1 Ciwiru, Kecamatan Pasawahan, sukses menciptakan kejutan besar dalam dunia olahraga bela diri Kabupaten Kuningan. Mewakili wilayah Kuningan Utara, sekolah ini berhasil “mengguncang” panggung Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Pelajar se-Kabupaten Kuningan yang berlangsung di GOR Ewangga pada 18–19 April 2026.
Kejuaraan yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) bekerja sama dengan Pengcab IPSI Kabupaten Kuningan ini menjadi saksi ketangguhan siswa-siswi SDN 1 Ciwiru. Meski satu atlet terpaksa absen karena sakit, 11 pendekar lainnya tampil beringas dan berhasil menyapu bersih medali.
Daftar Peraih Medali SDN 1 Ciwiru
Keberhasilan ini membuktikan bahwa bakat lokal mampu bersaing di level kabupaten. Berikut adalah rincian perolehan medali:
Kategori Medali Nama Atlet
EMAS (Juara 1) Zamzam, Nafisa, Syakila, Denish
PERAK (Juara 2) Habibah, Nikeu, Lala, Azhar, Wirya, Nizam, Revan Latihan 4 Bulan yang Berbuah Manis
Pelatih tim, Misna menyatakan rasa bangga yang luar biasa atas pencapaian anak asuhnya. Kesuksesan ini tidak lepas dari pendampingan intensif dua guru olahraga, Nurfatihah Umisah, S.Pd. dan Septian Gita Purnama, S.Pd.
“Kami baru berlatih efektif selama 4 bulan. Namun, melihat anak-anak di arena tadi, mereka mampu menguasai medan laga dengan sangat baik. Ini menunjukkan jati diri dan karakter kuat yang dimiliki siswa-siswi kami,” ujar Misna dengan nada haru.
Sejalan dengan Misi “Kuningan Melesat”
Kepala Sekolah SDN 1 Ciwiru, Suhaesih, S.Pd., M.Pd.mengaku terkejut sekaligus bangga dengan potensi besar yang ada di sekolah barunya tersebut. Sebagai pimpinan yang baru saja pindah tugas dari SD Cidahu, ia melihat prestasi ini sebagai langkah awal yang gemilang.

“Di SDN 1 Ciwiru ternyata tersimpan bakat luar biasa. Prestasi ini sangat relevan dengan misi **Kuningan Melesat** yang mengusung muatan lokal Gunung Ciremai, di mana kebudayaan seperti pencak silat menjadi salah satu pilar utamanya,” tutur Suhaesih.
Beliau menegaskan komitmen sekolah untuk terus mendukung pengembangan bakat siswa sebagai upaya melestarikan budaya bangsa. “Insya Allah, kami akan lebih fokus lagi dalam membina anak didik agar warisan budaya ini tetap terjaga dan prestasi mereka terus meningkat di masa depan,” pungkasnya.
( karso








