“Warga Tambi Pertanyakan Pengawasan, Dugaan Limbah Pabrik Tahu Tuai Protes”

Hukum26 Views
Read Time:1 Minute, 27 Second

INDRAMAYU, MPN – Sejumlah warga Desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, mengeluhkan kondisi lingkungan yang mereka duga terdampak oleh aktivitas pembuangan limbah dari salah satu pabrik tahu di wilayah tersebut.

Keluhan warga mencakup perubahan kondisi air di saluran sekitar permukiman yang disebut menjadi keruh serta munculnya aroma tidak sedap yang dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut, menurut warga, telah berlangsung cukup lama dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku khawatir terhadap dampak yang ditimbulkan, baik terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.
“Kami merasa tidak nyaman karena bau yang cukup menyengat. Selain itu, beberapa warga juga mengeluhkan gatal-gatal. Kami berharap ada pemeriksaan dari pihak berwenang agar penyebabnya dapat diketahui secara jelas,” ujarnya.

Warga juga menyampaikan kekhawatiran terhadap kondisi sumber air yang berada di sekitar Situs Buyut Tambi yang merupakan bagian dari warisan budaya dan sejarah masyarakat setempat.


Masyarakat berharap instansi terkait, termasuk pemerintah daerah dan dinas yang membidangi lingkungan hidup, dapat melakukan pengecekan lapangan serta pengujian kualitas air untuk memastikan ada atau tidaknya pencemaran lingkungan sebagaimana yang dikeluhkan warga.
Menurut warga, langkah tersebut penting agar persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat ditangani berdasarkan data dan hasil pemeriksaan yang objektif.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pengelola pabrik tahu terkait keluhan yang disampaikan warga. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang.

Apabila hasil pemeriksaan nantinya menemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan hidup, warga berharap pemerintah dapat mengambil langkah sesuai peraturan yang berlaku. Sebaliknya, apabila tidak ditemukan pelanggaran, masyarakat juga berharap adanya penjelasan terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah publik.

Warga berharap persoalan ini dapat segera memperoleh perhatian sehingga kondisi lingkungan di Desa Tambi tetap terjaga dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan nyaman. ( Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *