Imlek 2577 Kongzili Hangatkan Nusantara, Pimpinan Media MPN Serukan Toleransi dan Literasi Informasi

mpnNEWS246 Views
Read Time:1 Minute, 44 Second


‎mpn.co.id , – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026, membawa suasana hangat penuh harapan di berbagai penjuru Indonesia. Lampion merah menghiasi sudut-sudut kota, aroma dupa menguar dari kelenteng, dan doa-doa dipanjatkan sebagai simbol harapan akan keberuntungan, kesehatan, serta kedamaian di tahun yang baru.

‎Di tengah momentum budaya dan spiritual tersebut, pimpinan perusahaan media MPN Merah Putih Nusantara akrab disapa Bang Bul bersama jajaran redaksi menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek kepada seluruh masyarakat yang merayakan.

‎“Kami keluarga besar Media MPN Merah Putih Nusantara mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Semoga membawa kebahagiaan, kesehatan, rezeki, dan kedamaian bagi seluruh masyarakat yang merayakan,”  Senin (16/2/2026).

‎Ia menegaskan bahwa Indonesia dibangun dari beragam latar belakang budaya dan keyakinan. Karena itu, setiap perayaan keagamaan dan tradisi bukan tentang seremoni tahunan, melainkan bagian dari kekayaan nasional yang harus dijaga bersama.

‎Dalam kesempatan tersebut, Bang Bul juga menyoroti peran media di era digital yang sarat arus informasi cepat dan kerap tak terverifikasi. Menurutnya, masyarakat membutuhkan sumber informasi yang tidak hanya sigap, tetapi juga akurat dan berimbang.

‎“Media harus hadir sebagai penyejuk, bukan pemicu kegaduhan. Tugas kami menyampaikan informasi secara berimbang, mendidik, dan memperkuat persatuan masyarakat,” tegas Bang Bul.

‎Ia menambahkan, Media MPN berkomitmen menjadi ruang informasi publik yang mencerahkan serta menjunjung tinggi etika jurnalistik, terutama dalam momentum-momentum sensitif yang melibatkan isu sosial dan keberagaman.

‎Imlek identik dengan tradisi di Tahun 2577 Kongzili dimaknai sebagai awal semangat baru untuk bangkit di tengah tantangan ekonomi global dan dinamika sosial yang terus berubah.

‎Bagi masyarakat Tionghoa, momen ini menjadi saat mempererat hubungan keluarga dan sosial. Sementara bagi bangsa Indonesia secara luas, Imlek kembali menegaskan wajah toleransi yang hidup dalam keseharian masyarakat.

‎Menutup pernyataannya, Bang Bul berharap tahun baru ini membawa optimisme baru bagi dunia usaha, masyarakat, maupun insan pers. Ia mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan Imlek sebagai momentum memperkuat toleransi sekaligus meningkatkan literasi informasi di tengah derasnya disrupsi digital.

‎“Perbedaan adalah kekuatan bangsa. Mari kita sambut tahun baru dengan semangat persaudaraan. Media akan terus menjadi jembatan informasi yang menyatukan,” pungkasnya.


‎Penulis
‎(Jojo Sutrisno).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *