MPN. Indramayu – Warga desa penyangga kawasan industri Polytama Indramayu berharap adanya komitmen yang lebih jelas dari PT Adhi Karya (Persero) Tbk terkait keterlibatan tenaga kerja lokal dalam proyek konstruksi dan sipil yang tengah berjalan.
Harapan ini mencuat seiring pandangan masyarakat bahwa pembangunan industri berskala besar seharusnya mampu memberikan dampak langsung bagi lingkungan sekitar, terutama melalui terbukanya kesempatan kerja yang proporsional bagi warga terdampak.
Sejumlah warga menilai proyek di kawasan Polytama menjadi momentum penting untuk mendorong pemerataan manfaat pembangunan. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi industri, keterlibatan tenaga kerja lokal dinilai penting agar masyarakat turut merasakan dampak positif secara langsung.
Koordinator Koalisi Desa Lingkar Industri Polytama Indramayu, Suleman, menyampaikan bahwa komitmen terhadap pelibatan tenaga kerja lokal merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat.
“Kami berharap ada komitmen yang jelas terkait peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Ketika warga dilibatkan secara proporsional, manfaat pembangunan akan lebih terasa dan dukungan terhadap proyek tentu semakin kuat,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Menurutnya, pelibatan tenaga lokal tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga berpengaruh terhadap stabilitas sosial di sekitar kawasan proyek.
Hal senada disampaikan Koordinator Forum Masyarakat Penyangga Industri Polytama, Syaefudin, yang menilai aspirasi masyarakat telah disampaikan melalui berbagai jalur komunikasi. Ia berharap keterbukaan perusahaan terhadap partisipasi warga dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap aktivitas industri.
Sementara itu, Ketua Solidaritas Warga Lingkar Industri Polytama, Rosidi, menekankan pentingnya distribusi manfaat pembangunan yang adil.
“Kami berharap peluang kerja bagi warga sekitar dapat diperhatikan secara proporsional. Ketika masyarakat merasakan manfaat langsung, dukungan terhadap pembangunan akan tumbuh dengan sendirinya,” katanya.
Pendapat serupa disampaikan Koordinator Aliansi Desa Terdampak Industri Polytama, Iyos Setiawan, yang menilai kepastian peluang kerja akan menciptakan hubungan yang lebih harmonis antara perusahaan dan masyarakat.
“Masyarakat ingin ikut berperan dalam pembangunan di daerahnya sendiri. Jika kesempatan kerja terbuka secara proporsional, situasi yang kondusif akan semakin terjaga,” ujarnya.
Secara umum, masyarakat menegaskan tetap mendukung investasi dan pembangunan yang berjalan di kawasan Polytama. Namun, mereka berharap keterlibatan tenaga kerja lokal dapat menjadi perhatian serius sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara keberhasilan proyek dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Adhi Karya terkait harapan tersebut. (Red









