Diduga Minta THR ke Kepala Desa, Oknum LSM Dilaporkan Warga ke Polisi, Video Pelaporan Viral di Medsos

Read Time:1 Minute, 30 Second


‎mpn.co.id INDRAMAYU, – Seorang oknum anggota lembaga swadaya masyarakat (LSM) dilaporkan warga Desa Amis ke Polsek Cikedung, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Senin (16/3/2026). Oknum tersebut diduga berdalih akan melakukan audit anggaran desa, namun belakangan disebut-sebut meminta tunjangan hari raya (THR) kepada kepala desa setempat.

‎Aksi pelaporan warga itu sontak menjadi perhatian publik setelah videonya beredar luas di media sosial. Dalam rekaman yang viral tersebut, terlihat sejumlah warga mendatangi kantor polisi untuk menyampaikan laporan terkait dugaan tindakan oknum LSM yang dinilai meresahkan masyarakat.

‎Informasi yang beredar menyebutkan oknum tersebut berasal dari organisasi bernama LSM Harimau. Warga menilai tindakan yang mengatasnamakan audit anggaran desa tersebut tidak pantas, terlebih jika disertai dengan dugaan permintaan sejumlah uang menjelang Hari Raya Idulfitri.

‎Sejumlah warga mengaku tidak terima jika kepala desa mereka diaudit oleh pihak yang tidak memiliki kewenangan resmi. Menurut mereka, proses pemeriksaan penggunaan anggaran desa sudah memiliki mekanisme dan lembaga yang berwenang dari pemerintah.

‎“Kalau soal audit anggaran desa itu sudah ada lembaganya, yakni dari pemerintah daerah melalui Inspektorat. Bukan oleh pihak lain yang tidak memiliki kewenangan,” ujar salah seorang warga yang ikut dalam pelaporan tersebut.

‎Warga juga khawatir jika praktik yang mengatasnamakan audit tersebut justru menjadi bentuk tekanan terhadap pemerintah desa, apalagi bila disertai dugaan permintaan THR atau sejumlah uang lainnya.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti kronologi lengkap peristiwa yang ramai diperbincangkan masyarakat Kecamatan Cikedung tersebut. Pihak kepolisian disebut masih melakukan penelusuran terkait laporan yang disampaikan warga.

‎Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti laporan tersebut secara transparan dan objektif agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, sekaligus mencegah adanya pihak-pihak yang mengatasnamakan lembaga tertentu untuk kepentingan pribadi.

‎Kasus ini pun menjadi sorotan warga, terlebih menjelang momentum Idulfitri, di mana isu dugaan permintaan THR oleh oknum tertentu kerap mencuat dan memicu perhatian publik.  (Joe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *