MPN. Indramayu – Usai menggelar razia gabungan lintas instansi, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) justru memilih bungkam total saat dimintai keterangan oleh awak media. Sikap tertutup ini langsung memicu tanda tanya besar sekaligus kritik tajam dari publik.
Razia yang menyasar kendaraan penunggak pajak dan pelanggaran administrasi itu digelar di sejumlah titik strategis. Aparat gabungan terlihat aktif menghentikan kendaraan, melakukan pemeriksaan dokumen, hingga menindak pelanggaran di lokasi.
Di lapangan, operasi berlangsung terbuka dan disaksikan masyarakat. Pengendara diperiksa satu per satu, bahkan beberapa diarahkan ke titik lanjutan untuk proses penindakan lebih jauh.
Namun kontras mencolok terjadi setelah razia berakhir. Keterbukaan di lapangan seolah berhenti di situ. Saat publik membutuhkan penjelasan, Bapenda justru memilih diam tanpa satu pun pernyataan resmi.
Tak ada data yang dirilis. Tak ada jumlah pelanggaran yang disampaikan. Bahkan, hasil konkret dari operasi tersebut sama sekali tidak dijelaskan ke publik.
Sejumlah petugas terlihat menghindari wartawan. Pertanyaan demi pertanyaan dibiarkan menggantung tanpa jawaban, seolah transparansi bukan bagian dari kewajiban institusi publik.
“Kami sudah berupaya meminta keterangan sejak razia berlangsung hingga selesai, namun tidak ada satu pun pejabat Bapenda yang bersedia memberikan pernyataan resmi. Padahal publik berhak tahu hasil dari operasi ini,” ujar wartawan Mediajabar.id Anggie di lokasi.

“Sikap saling lempar dan cenderung menghindar ini justru menimbulkan tanda tanya. Kalau memang tidak ada yang perlu ditutup-tutupi, seharusnya Bapenda bisa terbuka dan menjelaskan secara rinci kepada media,” tambahnya.
Sikap ini bukan sekadar tidak kooperatif, melainkan mencederai prinsip akuntabilitas. Kegiatan yang mengatasnamakan kepentingan publik seharusnya diikuti dengan keterbukaan informasi, bukan justru ditutup rapat.
Bungkamnya Bapenda pun membuka ruang spekulasi. Apakah hasil razia minim temuan? Atau ada hal lain yang sengaja disembunyikan dari publik? Ketika informasi ditahan, kecurigaan menjadi konsekuensi yang tak terelakkan.
Hingga berita ini diturunkan, Bapenda tetap tidak memberikan klarifikasi. Diam yang dipertahankan bukan hanya memperkeruh situasi, tetapi juga berpotensi mengikis kepercayaan masyarakat terhadap lembaga yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik. (( Amex












