Tak Mau Ada Kekurangan Terulang, FK-KBIHU Indramayu Bongkar Evaluasi Haji 2026 dan Siapkan Strategi 2027

mpnRELIGI30 Views
Read Time:2 Minute, 33 Second

Mpn. INDRAMAYU – Pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 menjadi bahan evaluasi penting bagi penyelenggara haji di Kabupaten Indramayu. Dewan Pimpinan Daerah Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (DPD FK-KBIHU) Kabupaten Indramayu menggelar rapat evaluasi pelaksanaan haji 2026 M/1447 H sekaligus mematangkan persiapan penyelenggaraan haji 2027 M/1448 H.

Rapat tersebut berlangsung di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Indramayu, Selasa (21/7/2026), dan dihadiri jajaran pengurus FK-KBIHU, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Indramayu, pimpinan KBIHU, Dinas Kesehatan, Bank BJB Syariah, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait penyelenggaraan ibadah haji.

Ketua DPD FK-KBIHU Kabupaten Indramayu, KH Muhammad Mustofa, menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan amanah besar yang membutuhkan persiapan matang dan evaluasi berkelanjutan.
Menurutnya, evaluasi pelaksanaan haji 2026 menjadi bagian penting untuk memastikan pelayanan kepada jamaah pada musim haji berikutnya dapat berjalan lebih baik.
“Persiapan harus dilakukan jauh-jauh hari. Evaluasi ini menjadi sarana kontrol agar penyelenggaraan haji ke depan semakin baik, apalagi setiap tahun terdapat berbagai kebijakan baru yang harus segera disesuaikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak dapat dibebankan kepada satu lembaga saja. Sinergi antara seluruh instansi dan pihak terkait dinilai menjadi kunci, mulai dari persiapan keberangkatan, pelayanan selama di Tanah Suci, hingga kepulangan jamaah ke Indonesia.
Aspek kesehatan jamaah juga menjadi perhatian utama. Pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan hingga pendampingan selama proses ibadah dinilai penting untuk memastikan jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Indramayu, Drs. H. Effendy, M.H.I., menyampaikan bahwa evaluasi penyelenggaraan haji sebelumnya telah dilakukan di tingkat provinsi.
Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
“Alhamdulillah penyelenggaraan haji Kabupaten Indramayu mendapat banyak apresiasi. Mudah-mudahan pada tahun 2027 pelaksanaannya dapat lebih baik lagi,” katanya.

Dalam rapat tersebut, sejumlah kebijakan baru untuk penyelenggaraan haji 2027 turut disampaikan. Proses pendataan dan perekaman bio visa dijadwalkan mulai 1 Agustus 2026, sedangkan pelunasan biaya haji direncanakan berlangsung pada November 2026.

Ketentuan mengenai usia jamaah juga menjadi perhatian. Calon jamaah haji yang diberangkatkan pada 2027 harus telah berusia minimal 15 tahun per 28 Januari 2027. Sementara itu, jamaah lanjut usia berusia 81 tahun tetap mendapatkan prioritas keberangkatan.

Perubahan lainnya berkaitan dengan penentuan kamar jamaah di Tanah Suci. Penempatan kamar direncanakan sudah ditentukan sejak jamaah berada di embarkasi. Kebijakan ini diharapkan dapat mempercepat proses penempatan jamaah setelah tiba di Arab Saudi.

Dari sisi kesehatan, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, dr. Dian Larasati, menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu aturan terbaru terkait pemeriksaan kesehatan jamaah haji tahun 2027.
“Untuk pemeriksaan kesehatan jamaah haji sudah ada aturannya. Namun untuk tahun 2027 akan diubah berdasarkan keputusan Menteri Haji dan Umrah. Aturannya belum keluar, kami masih menunggu,” jelasnya.
Melalui evaluasi tersebut, FK-KBIHU bersama Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Indramayu berharap seluruh catatan dan masukan pelaksanaan haji 2026 dapat menjadi dasar perbaikan layanan pada musim haji 2027.

Targetnya jelas: pelayanan kepada calon jamaah haji asal Kabupaten Indramayu harus semakin profesional, tertib, aman, nyaman, dan memberikan kemudahan di setiap tahapan penyelenggaraan ibadah haji. (Pyan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed