Rutin Tujuh Tahun, Kuwu Kedungwungu Santuni Ratusan Anak Yatim di Masjid Jamie Baiturahmannirohim ‎

mpnSAPA DESA118 Views
Read Time:1 Minute, 39 Second


‎mpn.co.id Indramayu, – Kepedulian sosial kembali ditunjukkan Kuwu Desa Kedungwungu, H. Purwanto, dengan memberikan santunan kepada ratusan anak yatim-piatu di Masjid Jamie Baiturahmannirohim, Blok Kosambi, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, Jumat (27/2/2026) usai pelaksanaan sholat Jumat.

‎Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momen penuh haru sekaligus kebahagiaan bagi para penerima santunan. Satu per satu anak yatim-piatu menerima bantuan secara langsung dari H. Purwanto yang juga menjabat sebagai Dewan Kerja Masjid.

‎Program santunan ini bukan kegiatan insidental. Memasuki tahun ketujuh pelaksanaannya, agenda tersebut telah menjadi kegiatan rutin bulanan sekaligus program unggulan Pemerintah Desa Kedungwungu. Konsistensi itu dinilai sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah desa dalam memperhatikan kesejahteraan sosial warganya, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih.

‎“Ini merupakan kegiatan rutin setiap bulan. Apalagi di momentum bulan Ramadan, mudah-mudahan bisa lebih bermanfaat dan sedikit meringankan beban hidup anak-anak yatim-piatu,” ujar H. Purwanto kepada awak media MPN.

‎Ia menegaskan, santunan yang diberikan bukan semata bantuan materi, melainkan juga wujud kasih sayang dan perhatian agar anak-anak tersebut tetap semangat menjalani kehidupan serta pendidikan mereka.

‎Suasana Masjid Jamie Baiturahmannirohim siang itu terasa berbeda. Selain dipenuhi jamaah sholat Jumat, kegiatan santunan juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah desa, tokoh agama, serta masyarakat Kedungwungu. Kebersamaan tersebut memperkuat nilai religius dan gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat desa.

‎Para tokoh agama setempat mengapresiasi langkah Kuwu H. Purwanto yang dinilai mampu menghadirkan kepemimpinan berbasis kepedulian sosial. Menurut mereka, kegiatan keagamaan yang konsisten digelar di masjid tidak hanya meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, tetapi juga memperkokoh solidaritas sosial.

‎Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat, program santunan rutin ini menjadi simbol bahwa pemerintah desa hadir dan peduli. Konsistensi selama tujuh tahun menjadi bukti bahwa kepedulian sosial bukan sekadar wacana, melainkan gerakan nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

‎Dengan semangat Ramadan yang penuh keberkahan, kegiatan ini diharapkan terus berlanjut dan menginspirasi desa-desa lain untuk menguatkan program sosial berbasis masjid sebagai pusat pemberdayaan umat.

‎Penulis
‎(Jojo Sutrisno)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *