“Era Lucky Hakim, Pesanan Figura Sekolah Menghilang? Pedagang di Indramayu Terancam Bangkrut!”

Read Time:1 Minute, 15 Second

MPN. INDRAMAYU – Perubahan kebijakan pemerintahan daerah disebut berdampak langsung terhadap sejumlah pelaku usaha kecil di Kabupaten Indramayu. Salah satunya Dedi Supardi, pedagang sekaligus pengrajin figura foto dan sertifikat yang mengaku mengalami penurunan drastis pesanan sejak pemerintahan Bupati Lucky Hakim.

Dedi mengungkapkan, kondisi usaha yang dijalaninya saat ini sangat berbeda dibandingkan masa pemerintahan sebelumnya. Menurutnya, pada periode sebelumnya, sejumlah sekolah di Indramayu kerap datang dan memesan figura untuk berbagai kebutuhan.

Namun, sejak bergantinya pemerintahan, pesanan dari sekolah disebut mengalami penurunan hingga membuat usahanya semakin sepi.
“Dulu sekolah-sekolah banyak yang datang untuk membeli dan memesan figura. Sekarang sudah sangat sepi,” ujar Dedi.

Sepinya pembeli membuat omzet usaha Dedi menurun. Kondisi tersebut bahkan membuat dirinya mulai mempertimbangkan untuk menjual kios tempatnya berjualan yang berada di pinggiran Sungai Cimanuk.
“Saya terancam bangkrut. Kalau terus seperti ini, kemungkinan kios ini akan saya jual,” ungkapnya.

Dedi berharap Pemerintah Kabupaten Indramayu memperhatikan keberadaan pelaku usaha kecil dan pengrajin lokal.

Ia menilai, keberlangsungan usaha masyarakat kecil sangat bergantung pada adanya aktivitas ekonomi, termasuk peluang pengadaan barang dan jasa yang dilakukan oleh lembaga maupun instansi pemerintah.
Keluhan Dedi pun menimbulkan pertanyaan publik: apakah perubahan kebijakan pemerintah daerah turut berdampak terhadap pelaku usaha kecil yang selama ini bergantung pada pesanan dari sekolah dan instansi?

Meski demikian, klaim mengenai menurunnya pesanan figura sejak pemerintahan saat ini masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari Pemerintah Kabupaten Indramayu, Dinas Pendidikan, serta pihak sekolah terkait.

Hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Indramayu maupun pihak terkait mengenai keluhan tersebut. ( Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *