INDRAMAYU, MPN– Sebuah gubuk reyot di tanggul Kali Cimanuk, Desa Terusan, Kecamatan Indramayu, mendadak menjadi sorotan tajam warga. Tempat yang awalnya dianggap sekadar lokasi nongkrong biasa itu kini diduga kuat berubah fungsi menjadi lapak gelap peredaran obat keras golongan G ilegal yang menyasar remaja dan pelajar.
Ironisnya, aktivitas mencurigakan tersebut disebut berlangsung nyaris tanpa hambatan. Warga mengaku kerap melihat keluar-masuk anak muda silih berganti ke lokasi gubuk pada waktu-waktu tertentu. Situasi itu memicu keresahan serius karena dikhawatirkan menjadi awal rusaknya generasi muda di lingkungan sekitar.
“Sudah bukan rahasia lagi. Hampir tiap hari ramai anak-anak muda datang ke sana. Kami khawatir ini jadi tempat transaksi obat keras ilegal,” ungkap seorang warga dengan nada kesal.
Kemarahan juga datang dari Sekretaris Jenderal Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI), Tomi Susanto. Ia menilai dugaan praktik peredaran obat tipe G di kawasan tanggul Kali Cimanuk sebagai ancaman nyata yang tidak boleh dianggap biasa.
“Kalau benar gubuk itu dijadikan kedok bisnis obat keras ilegal, ini sangat berbahaya dan harus segera dibongkar. Jangan sampai aparat kalah cepat dengan para pelaku yang merusak masa depan generasi muda,” tegas Tomi.
Menurutnya, pembiaran terhadap dugaan aktivitas ilegal semacam itu hanya akan memperbesar keberanian para pelaku untuk terus menjalankan bisnis haram mereka.
Keresahan warga Desa Terusan kini disebut sudah berada di titik puncak. Sugeng, salah satu warga sekitar, mengaku masyarakat mulai kehilangan kesabaran karena belum terlihat adanya tindakan nyata di lapangan.
“Warga sudah muak melihat kondisi seperti ini. Kalau terus dibiarkan, jangan salahkan masyarakat kalau nanti bergerak sendiri membubarkan aktivitas di sana,” cetusnya geram.
Situasi yang mulai memanas membuat masyarakat mendesak Polres Indramayu, khususnya Satres Narkoba, agar segera turun tangan melakukan penyelidikan mendalam dan penindakan tegas terhadap dugaan peredaran obat keras golongan G di kawasan tersebut.
Warga berharap aparat tidak tutup mata terhadap keresahan masyarakat sebelum persoalan ini berkembang menjadi konflik sosial yang lebih besar.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan aktivitas ilegal di gubuk tanggul Kali Cimanuk tersebut. ( Gun






