65 Sak Semen untuk Padepokan, Bhirawa Anoraga Rasakan Perhatian KONI Indramayu

Olahraga21 Views
Read Time:1 Minute, 58 Second

 

MPN.INDRAMAYU — Bagi sebagian orang, 65 sak semen mungkin hanyalah material bangunan. Namun bagi keluarga besar PS Bhirawa Anoraga, bantuan tersebut memiliki makna yang jauh lebih dalam.

Di balik 65 sak semen yang diberikan KONI Kabupaten Indramayu, ada perhatian yang dirasakan langsung oleh para atlet dan pelatih yang setiap hari menghabiskan waktu di padepokan untuk berlatih dan menempa diri.

Pelatih PS Bhirawa Anoraga, Yanto, menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas perhatian KONI terhadap padepokan dan proses pembinaan para pesilat muda.

“Kami sangat berterima kasih sekali atas perhatian KONI kepada Bhirawa Anoraga. Bantuan 65 sak semen ini sangat berarti bagi kami. Mungkin bagi orang lain terlihat sederhana, tetapi bagi kami ini sangat membantu untuk membenahi padepokan tempat anak-anak berlatih,” ungkap Yanto.

Menurut Yanto, padepokan memiliki kenangan dan arti tersendiri bagi Bhirawa Anoraga. Setiap hari, tempat tersebut menjadi saksi anak-anak datang membawa semangat, belajar teknik pencak silat, bercanda bersama teman, kemudian pulang dengan tubuh lelah setelah menjalani latihan.

“Di sini anak-anak tumbuh. Mereka bukan hanya belajar pencak silat, tetapi juga belajar disiplin, menghargai orang lain dan berjuang. Karena itu, ketika tempat ini mendapat perhatian, kami merasa sangat bersyukur,” tuturnya.

Yanto berharap perhatian yang diberikan KONI dapat menjadi penyemangat bagi para atlet muda untuk semakin giat berlatih. Ia juga ingin anak-anak memahami bahwa perjuangan mereka mendapatkan dukungan dari banyak pihak.

“Kami akan berusaha menjaga amanah dan perhatian ini. Mudah-mudahan anak-anak semakin semangat berlatih dan nantinya bisa memberikan prestasi yang membanggakan untuk Indramayu,” katanya.

Bagi Bhirawa Anoraga, proses pembinaan memang tidak selalu mudah. Ada keterbatasan, ada lelah, bahkan ada masa ketika perjuangan terasa berat. Namun dukungan kecil yang datang di tengah perjalanan sering kali menjadi alasan untuk kembali melangkah.

Kini, padepokan perlahan dibenahi. Tempat yang selama ini menjadi rumah bagi para pesilat muda itu diharapkan semakin nyaman untuk digunakan berlatih.

Dan dari tempat sederhana tersebut, mimpi anak-anak untuk menjadi pesilat berprestasi akan terus dirawat.

“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada KONI Indramayu. Semoga perhatian seperti ini terus menjadi penyemangat bagi kami untuk membina anak-anak. Kami ingin mereka tumbuh menjadi atlet yang baik, punya prestasi, dan suatu hari bisa mengharumkan nama Indramayu,” pungkas Yanto.

Karena bagi Bhirawa Anoraga, 65 sak semen bukan sekadar bahan untuk memperbaiki padepokan. Di dalamnya ada kepedulian, ada semangat, dan ada harapan agar mimpi anak-anak yang berlatih di dalamnya tetap menyala. (Amex

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *