Presiden Prabowo Tekankan Peran Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Melayani Rakyat Bukan Untuk Kepentingan Pribadi

KopiBangbul41 Views
Read Time:1 Minute, 26 Second

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah, harus memahami secara utuh peran dan tanggung jawabnya masing-masing. Penegasan tersebut disampaikan Presiden saat memberikan taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Dalam arahannya, Presiden menekankan bahwa rakyat Indonesia mendambakan kehidupan yang tenteram, harmonis, serta kepemimpinan yang adil dan jujur.

Menurutnya, masyarakat tidak menginginkan pemimpin yang hanya bekerja untuk kepentingan pribadi atau segelintir kelompok.
“Mereka berharap, bahkan mereka mendambakan selalu pemimpin yang baik, pemimpin yang adil, pemimpin yang jujur, pemimpin yang bekerja untuk kepentingan rakyat semuanya, bukan segelintir orang,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga menyebut Rakornas tersebut sebagai momentum penting karena mempertemukannya dengan hampir seluruh unsur pemerintahan, dari tingkat pusat hingga daerah. Ia menilai pertemuan ini sebagai kesempatan strategis untuk menyamakan persepsi dan arah kepemimpinan nasional.
“Hari ini bagi saya adalah suatu kesempatan yang baik. Saya bisa bertatap muka dengan hampir bisa dikatakan 99 persen pemerintah Republik Indonesia dari tingkat pusat sampai tingkat daerah,” katanya.

Lebih lanjut, Presiden menyinggung pandangan sebagian pihak yang kerap menyebut Indonesia sebagai the impossible nation. Menurutnya, anggapan tersebut justru menuntut kepemimpinan yang waspada, memahami situasi, serta memiliki pemahaman mendalam terhadap sejarah bangsa.
“Kita harus jadi pemimpin yang mengerti sejarah kita, yang mengerti latar belakang bangsa kita, dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya.

Presiden menegaskan bahwa Indonesia dibangun melalui pengorbanan besar rakyat. Oleh karena itu, seluruh pemimpin, kata dia, memiliki kewajiban moral untuk mengabdi sepenuhnya kepada kepentingan bangsa dan negara.
“Negara ini dibangun atas pengorbanan rakyat yang sangat besar. Karena itulah kita tidak boleh lupa bahwa keberadaan kita adalah untuk berbakti dan mengabdi kepada rakyat,” tegas Presiden. (Mensetneg RI) red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *