Petasol: Harapan Baru dari Limbah Plastik untuk Energi Nelayan

mpnNEWS27 Views
Read Time:1 Minute, 18 Second

MPN. Di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan persoalan sampah plastik yang kian mendesak, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkenalkan inovasi bahan bakar alternatif bernama Petasol. Bahan bakar ini dihasilkan dari limbah plastik melalui teknologi pirolisis yang dikembangkan dalam mesin Pieolisis Fastpol Gen 5.

Dikutip dari Brin,  Kepala BRIN, Arif Satria, menyampaikan bahwa inovasi ini dirancang untuk menjawab dua tantangan sekaligus: krisis energi dan penanganan sampah plastik yang sulit didaur ulang. “Petasol ini adalah bahan bakar yang diproduksi dari limbah plastik yang memang sudah tidak bisa didaur ulang,” ujarnya saat uji coba di Jepara, Jawa Tengah.

Menariknya, Petasol tidak hanya berhenti di laboratorium. Dalam uji coba di Desa Bandungharjo, Kecamatan Donorojo, bahan bakar ini langsung digunakan untuk mengoperasikan perahu nelayan. Mesin yang menyala dengan stabil menjadi sinyal awal bahwa inovasi ini memiliki potensi nyata untuk mendukung aktivitas sektor perikanan.

Teknologi ini mampu mengolah berbagai jenis plastik seperti LDPE, HDPE, PP, hingga PS, bahkan dalam kondisi basah dan kotor. Hal ini menjadi keunggulan tersendiri mengingat sebagian besar limbah plastik di lapangan sulit dipilah dan dibersihkan.
Lebih dari sekadar inovasi teknologi, Petasol membuka peluang pendekatan baru dalam pengelolaan sampah berbasis energi. Jika dikembangkan lebih luas, bukan tidak mungkin limbah plastik yang selama ini menjadi masalah dapat bertransformasi menjadi sumber energi alternatif yang bernilai ekonomi.

Namun, tantangan tetap ada. Skala produksi, efisiensi biaya, serta dampak lingkungan jangka panjang masih perlu diuji lebih lanjut sebelum Petasol dapat diadopsi secara luas. Meski begitu, langkah awal yang dilakukan BRIN ini menjadi sinyal penting bahwa solusi inovatif berbasis riset terus bergerak untuk menjawab persoalan nyata di masyarakat. (Pyan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *