Ono Surono Turun ke Sidadadi, Soroti Dampak Efisiensi Anggaran terhadap Pembangunan Desa

Politik518 Views
Read Time:1 Minute, 51 Second

 

‎mpn.co.id INDRAMAYU, – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono, ST, mendorong pembangunan di tingkat desa tetap berjalan optimal di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah akibat kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat.
‎
‎Hal itu disampaikan Ono saat melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan tahun anggaran 2026 di Desa Sidadadi, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Senin (5/10/2026).
‎
‎Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Sidadadi tersebut dihadiri pemerintah desa, unsur Kecamatan Haurgeulis, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta berbagai elemen masyarakat.

‎
‎

Dalam kesempatan tersebut, Ono mengatakan kunjungannya menjadi kali pertama dirinya hadir langsung di Kantor Desa Sidadadi untuk melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan.
‎
‎Ia menyebut Desa Sidadadi memiliki jumlah penduduk hampir 6.000 jiwa sehingga pembangunan dan pelayanan masyarakat perlu mendapat perhatian.
‎
‎Menurut Ono, keterbatasan fiskal menjadi salah satu tantangan pemerintah daerah dalam mempertahankan pembangunan. Ia menyebut anggaran Kabupaten Indramayu pada 2026 mengalami pemangkasan sekitar Rp344 miliar sebagai dampak kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat.
‎
‎“Kita memahami kondisi anggaran saat ini. Namun, dengan keterbatasan anggaran di tingkat kabupaten, pembangunan infrastruktur di desa tetap harus diupayakan agar berjalan optimal,” kata Ono dalam kegiatan tersebut.
‎
‎Ono mengatakan pihaknya akan berupaya mendorong kebutuhan pembangunan desa melalui dukungan anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
‎
‎Ia juga menyampaikan bahwa Desa Sidadadi termasuk salah satu desa yang akan mendapatkan cukup banyak program bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada 2027 mendatang.
‎
‎Selain membahas pembangunan desa, Ono turut menyinggung rencana pemekaran wilayah Kabupaten Indramayu Barat. Kecamatan Haurgeulis merupakan salah satu wilayah yang masuk dalam pembahasan atau usulan pemekaran tersebut, dengan Kecamatan Kroya direncanakan menjadi calon ibu kota Kabupaten Indramayu Barat.
‎
‎Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Indramayu sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, Edi Fauzi S.IP, menilai kehadiran Ono Surono di tengah masyarakat dapat menjadi peluang untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pembangunan di Desa Sidadadi.
‎
‎Terlebih, kata dia, kondisi keterbatasan anggaran membuat pemerintah desa membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi.
‎
‎“Dengan hadirnya anggota legislatif di tengah masyarakat, kami berharap persoalan pembangunan, khususnya di Desa Sidadadi, bisa mendapatkan perhatian dan dukungan,” ujar Edi.
‎
‎Usai kegiatan pengawasan di Desa Sidadadi, Ono Surono kemudian melanjutkan agenda serupa dengan mengunjungi Desa Wanakaya, Kecamatan Haurgeulis.
‎
‎Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengawasan penyelenggaraan pemerintahan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di tingkat desa.
‎
‎Penulis
‎(Jojo Sutrisno)
‎
‎

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *