Kuwu Bulak Lor dan Warga Sambangi PDAM Jatibarang, Keluhkan Air Tidak Mengalir Dua Minggu

mpnTERPOPULER158 Views
Read Time:1 Minute, 51 Second

MPN.Indramayu — Kuwu Desa Bulak Lor, Ali Sadikin, bersama sejumlah warga mendatangi kantor PDAM Jatibarang untuk menyampaikan keluhan terkait tidak mengalirnya air bersih ke rumah warga selama kurang lebih dua minggu.

Kedatangan Kuwu dan warga ini merupakan bentuk protes atas terganggunya pelayanan air bersih yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari.
Selama air tidak mengalir, warga mengaku kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti mandi, mencuci, hingga memasak.
Dalam keterangannya, Ali Sadikin menegaskan bahwa pihak desa meminta penjelasan sekaligus tindakan cepat dari PDAM agar distribusi air bisa segera kembali normal.
“ini langkah kedua kami ke kantor PDAM Jatibarang komplain pertama tidak ada respon maka saya sebagai Kuwu dengan warga mendatangi kantor ini karena Sudah dua minggu air tidak mengalir. Kami berharap ada solusi cepat karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.

Kekecewaan juga disampaikan oleh salah satu warga Desa Bulak Lor, Alan  mengungkapkan rasa kecewa yang mendalam terhadap pelayanan PDAM Jatibarang yang dinilai tidak maksimal.
Menurut Alan  warga bulak lor, selama dua minggu terakhir warga benar-benar kesulitan mendapatkan air bersih, sementara tidak ada kejelasan dari pihak PDAM terkait penyebab gangguan maupun waktu normalisasi.
“Kami sangat kecewa. Air adalah kebutuhan utama, apalagi momentum idul Fitri ini tapi sudah dua minggu tidak mengalir tanpa kepastian. Kami berharap PDAM segera bertindak dan memberikan solusi, bila perlu pecat dan ganti kepala cabang PDAM jatibarang ” ungkapnya kesal.

Saat dikonfirmasi via whatsapp Kacab PERUMDAM Jatibarang Sutoni menyampaikan ” sudah ditindaklanjuti dan alhamdulilah sudah baik pelayanannya”

Warga berharap pihak Direksi PERUMDAM TIRTA DARMA AYU segera menindaklanjuti keluhan warga desa Bulak Lor bila perlu ganti kepala cabang Jatibarang yang slow respon bahkan tidak ada informasi yang transparan kendala yang terjadi agar kejadian serupa tidak terus berulang di kemudian hari.

Unsur pelayanan yang harus di respon dengan baik diabaikan mengundang kemarahan masyarakat bulak lor citra baik PERUMDAM TDA  yang mestinya di jaga oleh garda depan kepala cabang tidak GERCEP di nilai ketidak mampuan ini harus di evaluasi oleh masyarakat sebagai konsumen.

Prilaku slow respon  Kacab Jatibarang dalam penanganan aduan konsumen  bertolak belakang dengan Visi PERUMDAM Tirta Darma Ayu untuk menjadi perusahaan air minum yang profesional, mandiri, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan dengan tagline Kami ada untuk melayani, tumbuh bersama masyarakat Indramayu, hanya menjadi daftar panjang tumpukan arsip semata.

(Sutrisno

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *