Heboh! Kosan di Singajaya Bikin Warga Geram, Ada Apa?

Hukum, mpnTERKINI372 Views
Read Time:59 Second

MPN. Warga Desa Singajaya kecamatan kabupaten Indramayu  khususnya di Blok Karang Baru, menyatakan penolakan keras terhadap keberadaan kos-kosan yang disewakan per jam. Bentuk penolakan tersebut diwujudkan dengan pemasangan sekitar 10 spanduk di sejumlah titik lingkungan.

Penolakan ini dipicu oleh dugaan adanya praktik prostitusi terselubung di beberapa kosan yang ada di wilayah tersebut.

Berdasarkan keterangan salah satu warga, AP, kosan seperti Firda, Zaguar, dan Dea diduga kerap digunakan untuk aktivitas yang meresahkan masyarakat.

Warga menilai sistem penyewaan kamar per jam membuka peluang besar untuk disalahgunakan. Selain itu, aktivitas keluar masuk kendaraan yang tidak dikenal, terutama pada malam hari, semakin memperkuat keresahan warga.
“Kami sering melihat kendaraan asing keluar masuk secara bergantian pada malam hari. Ini sangat mengganggu kenyamanan dan keamanan lingkungan,” ujar Supri kesal

Tidak hanya menolak keberadaan kosan yang ada, warga juga meminta agar rencana pembangunan kosan baru di wilayah tersebut dibatalkan. Mereka khawatir kondisi sosial lingkungan akan semakin memburuk jika hal tersebut dibiarkan.

Warga berharap pihak keamanan dan ketertiban dan aparat penegak hukum dapat segera turun tangan untuk menindaklanjuti keluhan ini serta menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan Desa Singajaya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, salah satu pemilik kos yang dikonfirmasi belum memberikan tanggapan. ( Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *