Digerebek Polisi, Arena Judi Kuclak di Lohbener Berujung Maut: Satu Pemain Tewas Tenggelam Saat Nekat Kabur ke Sungai Cimanuk

TNI/ POLRI31 Views
Read Time:1 Minute, 34 Second

 

Mpn. INDRAMAYU – Penggerebekan arena judi kuclak yang diduga berlangsung di Desa Lohbener, Kabupaten Indramayu, berubah menjadi tragedi. Seorang pria berinisial N (56) meregang nyawa setelah nekat menceburkan diri ke Sungai Cimanuk untuk menghindari penggerebekan aparat kepolisian.

Korban ditemukan pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 10.15 WIB, sekitar 10 meter dari titik awal yang diduga menjadi lokasi tenggelamnya. Penemuan itu mengakhiri operasi pencarian yang melibatkan Satpolairud Polres Indramayu, Basarnas Cirebon, BPBD Kabupaten Indramayu, dan warga setempat.

Peristiwa bermula saat polisi menggerebek aktivitas judi kuclak yang diduga berlangsung pada Rabu (22/7/2026). Kedatangan petugas sontak memicu kepanikan. Bukannya menyerahkan diri, enam pemain justru memilih menceburkan diri ke Sungai Cimanuk demi menghindari proses hukum.

Lima orang berhasil mencapai tepian sungai. Namun N diduga kehabisan tenaga saat berusaha melawan arus dan akhirnya tenggelam. Upaya penyelamatan yang dilakukan warga tidak membuahkan hasil hingga korban dinyatakan hilang dan baru ditemukan keesokan harinya dalam keadaan meninggal dunia.

Tragedi ini menjadi potret kelam dampak praktik perjudian. Arena yang diduga digunakan untuk mencari keuntungan secara melawan hukum justru berubah menjadi lokasi yang menyeret salah seorang pemain menuju kematian. Kepanikan untuk menghindari penegakan hukum berakhir dengan hilangnya nyawa.

Kasus ini juga memunculkan pertanyaan publik mengenai bagaimana aktivitas judi kuclak tersebut bisa berlangsung hingga akhirnya memerlukan tindakan penggerebekan. Aparat kini diharapkan tidak berhenti pada penangkapan para pemain semata, tetapi juga mengusut pihak yang diduga menjadi penyelenggara, bandar, maupun pihak lain yang memperoleh keuntungan dari praktik perjudian tersebut apabila memang terbukti.

Jenazah korban telah dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut. Sementara penyelidikan kepolisian masih berlanjut guna mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas perjudian di Desa Lohbener sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa perjudian tidak hanya berisiko membawa pelakunya ke ranah pidana, tetapi juga dapat memicu tindakan nekat yang berujung pada kehilangan nyawa. Sebuah pelarian yang hanya berlangsung beberapa detik, berakhir dengan penyesalan yang tak lagi dapat diperbaiki. ( Slamet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *