Dialog dengan Warga Kedungwungu, Anggota DPRD Jabar Diah Fitri Maryani Serap Aspirasi masyarakat.

mpnSAPA DESA493 Views
Read Time:1 Minute, 46 Second

‎
‎mpn.co.id INDRAMAYU, – Persoalan pertanian, banjir hingga penerangan jalan menjadi sejumlah aspirasi yang disampaikan warga Desa Kedungwungu, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, dalam dialog bersama Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Diah Fitri Maryani, SE., MM, Rabu (7/10/2026).
‎
‎Dialog tersebut digelar sebagai ruang silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan konstituen. Warga diberi kesempatan menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing.
‎
‎Diah mengatakan, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
‎
‎Sebagai anggota DPRD Jawa Barat sekaligus mitra kerja Komisi V, Diah menjelaskan bahwa bidang yang menjadi perhatian komisinya berkaitan erat dengan kesejahteraan masyarakat, antara lain sektor kesehatan, pendidikan dan sosial.
‎
‎Namun demikian, menurut dia, persoalan pembangunan infrastruktur juga tetap menjadi bagian penting dari aspirasi masyarakat yang perlu diperjuangkan.
‎
‎“Semua aspirasi masyarakat akan menjadi bahan untuk diperjuangkan sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran yang ada,” kata Diah dalam dialog tersebut.
‎
‎Sementara itu, Kuwu Kedungwungu, Purwanto, yang mewakili masyarakat menyampaikan sejumlah persoalan yang selama ini menjadi perhatian warga.
‎
‎Salah satunya menyangkut ketersediaan air untuk kebutuhan pertanian. Saat musim kemarau, petani menghadapi persoalan keterbatasan air sehingga berpotensi mengganggu aktivitas pertanian.
‎
‎Sebaliknya, ketika musim hujan tiba, sejumlah wilayah permukiman justru menghadapi persoalan banjir. Kondisi tersebut terutama dirasakan warga di Blok Danayasa dan Blok Kangkung yang berada di kawasan dengan kontur tanah relatif rendah.
‎
‎“Ketika kemarau kami membutuhkan air untuk pertanian. Tetapi saat hujan, justru beberapa wilayah permukiman mengalami banjir,” ujar Purwanto.
‎
‎Selain persoalan air dan banjir, pemerintah desa juga menyampaikan kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) untuk meningkatkan penerangan dan kenyamanan masyarakat, khususnya di sejumlah ruas jalan yang dinilai masih membutuhkan fasilitas tersebut.
‎
‎Kedungwungu sendiri merupakan salah satu desa dengan wilayah paling luas di Kecamatan Anjatan. Kondisi wilayah yang luas membuat kebutuhan pembangunan dan pelayanan infrastruktur menjadi salah satu perhatian penting bagi masyarakat.
‎
‎Melalui dialog tersebut, berbagai aspirasi warga diharapkan dapat menjadi bahan pembahasan dan usulan dalam agenda pembangunan di tingkat kabupaten maupun provinsi.
‎
‎Bagi masyarakat, forum tatap muka dengan wakil rakyat dinilai penting agar persoalan yang terjadi di tingkat desa dapat disampaikan secara langsung dan memperoleh perhatian dalam penyusunan kebijakan pembangunan.
‎
‎Penulis
‎(Jojo Sutrisno)
‎

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *