“Detik-Detik Kebakaran Karangsong Dipertanyakan, GPMI Jhoys Arcan Soroti Dugaan Kelalaian Migas”

Read Time:1 Minute, 35 Second

MPN. INDRAMAYU – Kebakaran hebat yang menghanguskan sejumlah kapal nelayan di Pelabuhan Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terus menjadi sorotan publik. Munculnya video viral yang memperlihatkan mobil tangki BBM solar diduga meninggalkan lokasi saat awal kebakaran terjadi memunculkan berbagai pertanyaan terkait standar keselamatan dan aktivitas pengisian BBM di lokasi kejadian.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sebuah mobil tangki BBM solar bernomor polisi B 9876 BFU dengan identitas PT PBP Trans Group keluar dari kawasan Pelabuhan Karangsong. Rekaman tersebut menjadi perhatian karena diduga terjadi dalam waktu yang berdekatan dengan munculnya kobaran api.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang menyatakan adanya hubungan langsung antara kendaraan tersebut dengan penyebab kebakaran. Dugaan yang berkembang masih membutuhkan pembuktian melalui proses penyelidikan.
Salah seorang pemilik kapal, Hj. Yuni, mengungkapkan bahwa sebelum kebakaran terjadi, kapalnya sedang melakukan pengisian BBM solar dari mobil tangki PT PBP Trans Group menuju tempat penampungan di atas kapal.
“Kapal saya sedang isi solar dari mobil tangki PT PBP ke tempat penampungan, kemudian katanya api muncul dari kapal saya,” ungkap Hj. Yuni.

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua GPMI (Gerakan Peduli Migas Indonesia) Jhoys Arcan meminta aparat kepolisian melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan transparan.

Menurut Jhoys Arcan, pemeriksaan tidak hanya berhenti pada penyebab munculnya api, tetapi juga harus mencakup aspek keselamatan kerja, prosedur pengisian BBM, legalitas aktivitas distribusi, serta penerapan standar operasional di lapangan.
“Kejadian ini harus diusut secara tuntas. Aktivitas yang berkaitan dengan migas memiliki risiko tinggi sehingga aspek keselamatan tidak boleh diabaikan. Jika ditemukan adanya kelalaian atau pelanggaran prosedur, harus ada pihak yang bertanggung jawab,” tegas Jhoys Arcan.
Ia juga meminta penyidik memeriksa seluruh bukti pendukung, termasuk rekaman CCTV, keterangan saksi, dokumen operasional, serta aktivitas kendaraan tangki BBM sebelum dan saat kejadian.

Hingga berita ini diterbitkan, Polres Indramayu belum menyampaikan hasil penyelidikan resmi terkait penyebab kebakaran maupun video viral tersebut. Redaksi masih berupaya memperoleh klarifikasi dari pihak PT PBP Trans Group. ( Amex

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *