BHIRAWA ANORAGA UKIR PRESTASI GEMILANG DI CIREBON CHAMPIONSHIP 2026, 29 EMAS DAN JUARA UMUM USIA DINI

Olahraga33 Views
Read Time:2 Minute, 19 Second

 

MPN. CIREBON — Prestasi gemilang kembali ditorehkan Perguruan Pencak Silat Bhirawa Anoraga. Turun di ajang Cirebon Championship 2026, para pesilatnya tampil kompetitif dan sukses membawa pulang 44 medali, terdiri dari 29 emas, 7 perak dan 8 perunggu.

Raihan tersebut bukan sekadar pesta medali. Bhirawa Anoraga juga berhasil mengamankan gelar Juara Umum Kategori Usia Dini, sekaligus memperlihatkan bahwa regenerasi pesilat di tubuh perguruan tersebut berjalan dengan baik.

Kekuatan Bhirawa Anoraga semakin lengkap setelah salah satu atletnya dinobatkan sebagai Pesilat Terbaik. Penghargaan tersebut menjadi pencapaian individu yang melengkapi dominasi prestasi Bhirawa Anoraga dalam kejuaraan tersebut.

Sejak memasuki gelanggang, para pesilat Bhirawa Anoraga menunjukkan mental bertanding yang kuat. Teknik yang terlatih, kecepatan, keberanian serta kemampuan menjaga konsentrasi menjadi modal menghadapi lawan dari berbagai perguruan.

29 emas menjadi catatan paling menonjol. Ditambah 7 perak dan 8 perunggu, total 44 medali menunjukkan bahwa prestasi Bhirawa Anoraga tidak lahir dari keberuntungan, melainkan dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten.

Pelatih Bhirawa Anoraga, Yanto menegaskan, pihaknya tidak pernah menanamkan mental sekadar ikut dalam setiap kejuaraan. Setiap atlet didorong untuk berani tampil, mengukur kemampuan dan memberikan hasil terbaik.

“Kami tidak datang hanya untuk meramaikan pertandingan. Anak-anak datang untuk bertarung secara sportif dan membuktikan hasil latihan mereka. Alhamdulillah, 29 emas, 7 perak dan 8 perunggu berhasil kami bawa pulang,” tegasnya.

Menurutnya, gelar Juara Umum Usia Dini dan Pesilat Terbaik menjadi capaian yang patut disyukuri, namun bukan alasan untuk berhenti berbenah.

“Prestasi ini jangan membuat kami cepat puas. Justru 29 emas dan gelar yang diraih menjadi cambuk agar latihan semakin keras. Tantangan ke depan pasti lebih berat, sehingga kualitas atlet juga harus terus kami tingkatkan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa mental menjadi salah satu faktor penentu ketika seorang pesilat sudah berada di gelanggang.

“Pesilat harus berani. Jangan kalah sebelum bertanding. Ketika masuk gelanggang, fokus, percaya diri dan keluarkan kemampuan terbaik. Hasil pertandingan kita terima dengan sportif, tetapi perjuangan tidak boleh setengah-setengah,” katanya.

Prestasi tersebut sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan usia dini Bhirawa Anoraga memiliki fondasi yang menjanjikan. Gelar Juara Umum Usia Dini menunjukkan adanya regenerasi yang terus dipersiapkan, bukan hanya mengejar prestasi hari ini tetapi juga membangun kekuatan untuk masa depan.

Pelatih juga memberikan apresiasi kepada seluruh atlet, orang tua dan tim pelatih yang telah mendukung proses persiapan hingga pertandingan.

“Kami berterima kasih kepada atlet, orang tua dan seluruh tim pelatih. Medali ini adalah hasil perjuangan bersama. Setelah Cirebon Championship, kami akan evaluasi dan kembali mempersiapkan anak-anak untuk kejuaraan berikutnya,” pungkasnya.

Dengan torehan 44 medali, termasuk 29 emas, serta gelar Juara Umum Usia Dini dan Pesilat Terbaik, Bhirawa Anoraga membuktikan bahwa kerja keras dan pembinaan yang konsisten mampu melahirkan prestasi.

Cirebon Championship 2026 menjadi panggung pembuktian. Bhirawa Anoraga tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga membawa pulang pesan bahwa regenerasi, disiplin dan mental juara sedang dibangun serius dari gelanggang ke gelanggang. (Amex

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *