Asap Pembakaran Jerami di Tol Cipali KM 131 Sempat Ganggu Jarak Pandang, Polisi Bergerak Cepat Cegah Bahaya

TNI/ POLRI44 Views
Read Time:1 Minute, 23 Second

 

MPN.INDRAMAYU – Asap tebal akibat pembakaran jerami di pinggir ruas Tol Cipali KM 131+800, tepatnya di wilayah Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, sempat mengganggu jarak pandang pengendara yang melintas pada Minggu (26/7/2026).

Kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan karena kepulan asap terbawa angin hingga menutupi sebagian badan jalan tol. Beruntung, belum sempat terjadi kecelakaan lalu lintas akibat insiden tersebut.

Laporan dari masyarakat yang masuk melalui layanan darurat 110 langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Polsek Gantar. Personel kepolisian segera bergerak menuju lokasi bersama petugas Rest Area 130A dan warga sekitar untuk melakukan pemadaman.

Dengan menggunakan peralatan seadanya, petugas berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak meluas ke area lain maupun semakin mengganggu arus lalu lintas di ruas Tol Cipali.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Kapolsek Gantar mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran jerami maupun limbah pertanian di sekitar jalan tol maupun jalur lalu lintas lainnya.

Menurutnya, selain berisiko memicu kebakaran lahan, asap hasil pembakaran dapat mengurangi jarak pandang pengendara sehingga meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak membakar jerami di sekitar jalan tol. Asap yang ditimbulkan sangat membahayakan pengguna jalan dan dapat berujung pada kecelakaan,” tegasnya.

Polisi juga mengingatkan warga agar segera melaporkan apabila menemukan kebakaran atau kondisi yang berpotensi membahayakan pengguna jalan melalui layanan darurat 110, sehingga dapat segera ditangani.

Respons cepat aparat kepolisian bersama petugas rest area dan warga berhasil mencegah dampak yang lebih besar. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa pembakaran jerami di dekat jalan raya maupun jalan tol bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam keselamatan para pengguna jalan. ( Slamet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *