Waspada !!! Puluhan Ayam Mati Mendadak di Kedungwungu, Peternak Rugi Jutaan Rupiah

mpnTERKINI277 Views
Read Time:1 Minute, 50 Second



‎mpn.co.id INDRAMAYU, – Warga Desa Kedungwungu, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu dibuat resah setelah puluhan ayam dan unggas milik peternak setempat mati secara mendadak dalam beberapa hari terakhir.
‎Peristiwa ini memicu kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan munculnya wabah flu burung yang dapat mengancam sektor peternakan rakyat.

Salah seorang peternak, Nana Supana, mengaku terkejut saat mendapati puluhan ayam ternaknya mati secara tiba-tiba. Padahal, menurutnya, kondisi ayam sebelumnya terlihat sehat dan tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit.

“Awalnya ayam-ayam terlihat biasa saja, makan normal. Tapi tiba-tiba satu per satu mati. Dalam beberapa hari jumlahnya makin banyak,” ujar Nana kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).

Nana yang tinggal di Dusun Kedungwungu itu mengatakan, kejadian tersebut terjadi dalam kurun waktu beberapa hari terakhir, Dalam waktu singkat, puluhan ayam dan beberapa unggas miliknya mati tanpa sebab yang jelas.

Akibat kejadian tersebut, Nana mengaku mengalami kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp 5 juta. Bagi peternak kecil seperti dirinya, kerugian itu cukup besar karena usaha ternak ayam menjadi salah satu sumber penghasilan utama keluarga.

“Kami sebagai peternak kecil tentu sangat terpukul. Ayam yang mati itu hasil ternak yang kami rawat lama,” katanya.

Kematian mendadak puluhan unggas itu memicu dugaan adanya serangan virus flu burung (avian influenza). Namun hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab pasti kematian ternak tersebut.

Warga berharap dinas peternakan dan instansi terkait segera turun tangan melakukan pemeriksaan serta memberikan penanganan cepat agar kejadian serupa tidak meluas ke peternak lain di wilayah Anjatan dan sekitarnya.

“Harapannya ada pengecekan dari pemerintah. Kalau memang penyakit, setidaknya ada penanganan supaya tidak menyebar ke ternak warga lainnya,” ujar Nana.

Sementara itu, sejumlah warga mulai meningkatkan kewaspadaan dengan memisahkan unggas yang masih sehat serta membersihkan kandang secara rutin. Kekhawatiran semakin meningkat karena kasus kematian unggas secara mendadak sering dikaitkan dengan penyebaran virus flu burung yang pernah mewabah di berbagai daerah.

Masyarakat pun berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat, mulai dari pemeriksaan sampel ternak, penyemprotan disinfektan, hingga sosialisasi pencegahan penyakit unggas, guna memastikan kondisi tetap aman dan tidak berkembang menjadi wabah yang lebih luas.

Jika tidak segera ditangani, para peternak khawatir kejadian serupa dapat terus berulang dan menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi peternak rakyat di Kabupaten Indramayu.


‎Penulis
‎(Jojo Sutrisno)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *