mpn.co.id INDRAMAYU – Wajah baru bangunan UPTD SD Negeri 2 Bantarwaru, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mulai menjadi sorotan setelah mendapatkan bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari APBN Tahun Anggaran 2026 senilai Rp740,5 juta.
Revitalisasi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kelayakan sarana dan prasarana pendidikan, terutama fasilitas sekolah yang digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Penampakan bangunan sekolah setelah revitalisasi diharapkan mencerminkan peningkatan kualitas fasilitas pendidikan sekaligus menghadirkan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi siswa dan tenaga pendidik.
Kepala UPTD SDN 2 Bantarwaru, Hadiansa Akbar, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat serta Pemerintah Kabupaten Indramayu, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, atas dukungan terhadap peningkatan fasilitas sekolah.
Menurut Hadiansa, pelaksanaan program revitalisasi dilakukan melalui mekanisme swakelola dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia berharap, revitalisasi tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi fisik bangunan, tetapi juga meningkatkan semangat belajar siswa dan mendukung kegiatan pembelajaran yang lebih optimal.
“Dengan adanya bantuan revitalisasi ini, kami berharap fasilitas sekolah semakin layak dan nyaman, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal,” demikian harapan pihak sekolah, Sabtu (10/10/2026).
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan di berbagai daerah. Melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), program ini diarahkan untuk memperbaiki dan meningkatkan kelayakan fasilitas pendidikan sesuai kriteria yang ditetapkan.
Dengan alokasi anggaran mencapai Rp740,5 juta, revitalisasi SDN 2 Bantarwaru diharapkan dapat mendukung pemerataan fasilitas pendidikan yang layak di Kabupaten Indramayu.
Peningkatan sarana dan prasarana sekolah menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya lingkungan belajar yang kondusif. Karena itu, hasil revitalisasi diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan dipelihara secara berkelanjutan demi menunjang kualitas pendidikan bagi generasi mendatang.
Penulis
(Jojo Sutrisno)
Penampakan SDN 2 Bantarwaru Usai Direvitalisasi, Anggaran APBN 2026 Capai Rp740,5 Juta
Read Time:1 Minute, 25 Second












