Pemuda Pancasila Indramayu Buktikan Eksistensi: Bukan Sekadar Seragam, Tapi Bergerak untuk Sosial dan Kemanusiaan

mpnTERKINI28 Views
Read Time:1 Minute, 44 Second

 

MPN. INDRAMAYU — Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu menegaskan bahwa eksistensi organisasi kemasyarakatan tidak cukup dibuktikan melalui atribut, struktur maupun jargon. Keberadaan organisasi harus mampu dirasakan langsung masyarakat melalui kerja nyata, kepedulian sosial dan aksi kemanusiaan.

MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu terus mendorong kader agar tidak hanya aktif dalam kegiatan internal organisasi, tetapi juga peka terhadap berbagai persoalan sosial di lingkungan masyarakat.

Bagi organisasi, kekuatan struktur harus berbanding lurus dengan tanggung jawab sosial. Ketika masyarakat membutuhkan kehadiran, kader Pemuda Pancasila diharapkan mampu turun tangan, bergotong royong dan memberikan bantuan sesuai kemampuan.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu, Ramadhin Listyo Wimana, menegaskan bahwa masyarakat tidak seharusnya menilai organisasi hanya dari penampilan luarnya.

“Pemuda Pancasila tidak boleh hanya dikenal dari seragam dan atributnya. Ukuran keberadaan kita adalah ketika masyarakat membutuhkan, kita hadir dan bergerak. Saya ingin seluruh kader punya kepekaan sosial dan keberanian untuk membantu. Karena organisasi yang besar bukan hanya yang kuat secara struktur, tetapi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Ramadhin.

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar menjadi slogan yang disampaikan dalam forum organisasi.

“Kita jangan hanya bicara Pancasila, tetapi harus menjalankan nilai-nilainya. Gotong royong, kepedulian dan kemanusiaan harus menjadi karakter setiap kader. Kalau ada masyarakat yang membutuhkan, jangan menunggu diperintah. Lihat persoalannya, turun, dan lakukan apa yang bisa kita lakukan,” ujarnya.

Ramadhin menambahkan, MPC Pemuda Pancasila Indramayu ingin membangun organisasi yang semakin dekat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

“Saya ingin Pemuda Pancasila Indramayu hadir dengan wajah yang benar-benar dirasakan masyarakat. Bukan sekadar hadir dalam kegiatan organisasi, tetapi hadir dalam kehidupan sosial. Atribut adalah identitas, tetapi pengabdian dan kerja nyata adalah bukti,” katanya.

Komitmen tersebut menjadi penegasan bahwa Pemuda Pancasila Indramayu ingin mengedepankan aksi konkret dibanding sekadar pencitraan organisasi. Kepedulian terhadap masyarakat, solidaritas dan gotong royong ditempatkan sebagai bagian dari pengabdian kader.

Dengan semangat tersebut, MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu terus mendorong seluruh jajaran untuk hadir di tengah masyarakat dan mengambil bagian dalam persoalan sosial yang membutuhkan perhatian.

Pesannya tegas: atribut menjadi identitas, struktur menjadi kekuatan, tetapi kerja nyata dan kemanusiaan menjadi bukti pengabdian. ( Amex

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *