Kapolri Tolak Wacana Menteri Kepolisian: “Lebih Baik Jadi Petani!” ‎

TNI/ POLRI243 Views
Read Time:1 Minute, 31 Second


‎mpn.co.id Jakarta, – Wacana menempatkan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian kembali menjadi sorotan dalam rapat kerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Komisi III DPR RI, Senin (26/1/2026). Di hadapan para legislator, Sigit menyampaikan sikap tegas menolak usulan tersebut.

‎Menurut Sigit, struktur Polri yang saat ini langsung berada di bawah Presiden merupakan konfigurasi yang paling ideal untuk pelaksanaan tugas-tugas keamanan dan penegakan hukum.

‎“Kita bisa menjadi alat negara yang betul-betul memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang harkamtibmas, di bidang hukum, di bidang perlindungan dan pelayanan,” ucap Sigit.

‎Tak hanya menolak perubahan struktur, Sigit juga blak-blakan menolak tawaran untuk menduduki jabatan sebagai Menteri Kepolisian jika wacana itu terealisasi.

‎“Bahkan ada beberapa orang yang menyampaikan ke saya lewat WhatsApp bahwa mau enggak Pak Kapolri jadi Menteri Kepolisian?” kata Sigit.

‎“Kalaupun saya yang menjadi Menteri Kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja,” tegasnya.

‎Sigit bahkan mengaku siap mundur dari jabatannya sebagai Kapolri ketimbang menerima posisi tersebut.
‎“Apabila ada pilihan, apakah polisi tetap berada di bawah Presiden atau polisi tetap di bawah Presiden tetapi ada Menteri Kepolisian dan Kapolri tetap memimpin, saya memilih Kapolri saja yang dicopot. Saya kira itu untuk sikap saya,” ujarnya.

‎Sigit menilai posisi Polri langsung di bawah Presiden memberi ruang kerja yang lebih fleksibel dan responsif, terutama menghadapi kondisi geografis Indonesia yang luas dan beragam.

‎“Kita memiliki 17.380 pulau dan apabila dibentangkan sebagaimana disampaikan oleh Bapak Presiden, luas kita setara dari London sampai Moskow,” katanya.

‎Dengan cakupan geografis dan jumlah penduduk yang besar, ia menilai struktur Polri saat ini adalah yang paling efektif. “Sehingga kepolisian akan lebih maksimal dan lebih fleksibel dalam melaksanakan tugasnya,” jelas Sigit.

‎Pernyataan lugas Kapolri tersebut sontak memantik perhatian publik. Sikap tegasnya dinilai sebagian kalangan sebagai penegasan independensi institusi Polri dalam urusan keamanan dan penegakan hukum. (Jojo

‎Sumber : TVR Parlemen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *