Halalbihalal dan Doa PT. Jayamas Surya Sentosa Bersama Warga Warnai Persiapan Pembangunan Kawasan Industri ISGIZ di Indramayu ‎

mpnTERKINI415 Views
Read Time:2 Minute, 27 Second


‎mpn.co.id INDRAMAYU, – Upaya mewujudkan kawasan industri modern di Kabupaten Indramayu terus menunjukkan progres positif. Untuk mempererat dukungan masyarakat sekaligus mensukseskan pembangunan Indramayu Smart Grid Industrial Zone (ISGIZ), PT Jayamas Surya Sentosa menggelar acara halalbihalal dan doa bersama dengan masyarakat Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kamis sore (26/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh warga setempat, pemilik lahan, tim pembebasan lahan, serta sejumlah tokoh masyarakat dan perangkat desa. Momentum silaturahmi ini sekaligus menjadi bentuk komitmen kebersamaan antara pengembang kawasan industri dengan masyarakat sekitar lokasi proyek.

Kawasan ISGIZ sendiri direncanakan berdiri di atas lahan awal seluas 129 hektare di Desa Mekarwaru. Kawasan ini diproyeksikan sebagai pusat pertumbuhan industri baru di wilayah barat Kabupaten Indramayu yang akan mendorong perkembangan ekonomi daerah secara signifikan.

Pengembang kawasan industri, PT Jayamas Surya Sentosa, menargetkan pembangunan awal kawasan industri tersebut dapat mulai berjalan pada April 2026 setelah proses pembebasan lahan selesai dilaksanakan.

Dalam sambutannya, pihak perusahaan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Mekarwaru dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap rencana pembangunan kawasan industri tersebut.

“Terima kasih kepada masyarakat Mekarwaru dan seluruh stakeholder yang telah bersama-sama mendukung dan mensukseskan pembangunan kawasan industri ini,” ujar perwakilan perusahaan dalam sambutannya.

Pihak perusahaan juga menyampaikan bahwa kehadiran kawasan industri ISGIZ diproyeksikan mampu membuka peluang kerja yang luas bagi masyarakat sekitar. Bahkan, kawasan tersebut ditargetkan dapat menyerap sekitar 10 ribu tenaga kerja, dengan prioritas bagi tenaga kerja lokal.

Sementara itu, Kuwu Desa Mekarwaru, Edi Sukandi SE, menyambut baik rencana pembangunan kawasan industri tersebut. Ia berharap proyek ini benar-benar dapat membawa dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian desa.

“Kami berharap kawasan industri ini dapat menjadi peluang ekonomi baru bagi masyarakat dan mampu menyerap tenaga kerja lokal. Kami juga berharap pihak perusahaan tetap memperhatikan dan tidak melupakan masyarakat sekitar dalam proses pembangunan ke depan,” ujar Edi.

Di sisi lain, Direktur Operasional PT Jayamas Surya Sentosa, Indra Darmawan, mengungkapkan bahwa pengembangan kawasan industri ini juga akan didukung dengan pembangunan infrastruktur strategis, termasuk rencana pembangunan akses pintu tol di KM 123 wilayah Desa Mekarwaru.
‎Menurutnya, akses tol tersebut akan menjadi penunjang mobilitas transportasi industri sehingga kawasan ISGIZ memiliki konektivitas yang lebih cepat dan strategis bagi para investor.

“Selain membangun kawasan industri, kami juga merencanakan pembangunan akses pintu tol di KM 123 Desa Mekarwaru sebagai penunjang mobilitas transportasi agar kawasan ini lebih mudah diakses,” jelasnya.

Setelah proses pembebasan dan pembayaran lahan dinyatakan rampung, pembangunan kawasan industri ISGIZ di Kecamatan Gantar diproyeksikan mulai berjalan pada April 2026 dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Proyek ini bahkan digadang-gadang akan menjadi kawasan industri modern yang mampu menarik investasi baru serta memperkuat posisi Indramayu sebagai salah satu daerah strategis dalam pengembangan sektor industri di Jawa Barat.

Acara halalbihalal dan doa bersama yang digelar tersebut menjadi simbol kebersamaan antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menyongsong pembangunan kawasan industri yang diharapkan membawa perubahan besar bagi masa depan ekonomi wilayah Gantar dan sekitarnya.

‎penulis
‎(Jojo Sutrisno)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *