Diduga Angkut 1 Ton Beras Bantuan Pangan, Mobil Berpelat Nomor Berbeda Diamankan Polsek Haurgeulis

TNI/ POLRI235 Views
Read Time:1 Minute, 42 Second

‎
‎mpn.co.id INDRAMAYU, – Sebuah mobil jenis Suzuki warna biru yang diduga mengangkut beras bantuan pangan menjadi sorotan warga di Desa Haurgeulis, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu.

‎Mobil tersebut diamankan jajaran Polsek Haurgeulis setelah polisi menerima laporan masyarakat yang mencurigai keberadaan kendaraan tersebut pada Jumat dini hari (25/9/2026).
‎
‎Kecurigaan warga semakin menguat lantaran kendaraan tersebut disebut menggunakan nomor polisi berbeda antara bagian depan dan belakang. Pada bagian depan tercantum B-2256-SBN, sementara bagian belakang menggunakan E-1537-QG. Selain itu, terdapat pula pelat nomor dinas berwarna merah pada bagian depan kendaraan.
‎
‎Saat ditindaklanjuti, kendaraan tersebut ditemukan berada di sebuah garasi di wilayah Blok Manggungan, RT 003/RW 008, Desa Haurgeulis.
‎
‎Kapolsek Haurgeulis AKP Saefulloh membenarkan adanya laporan masyarakat terkait kendaraan tersebut. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dengan berkoordinasi bersama pihak Kecamatan Haurgeulis.
‎
‎“Kami bergerak cepat setelah menerima aduan dari masyarakat yang menaruh curiga,” ujar Saefulloh saat memimpin pengamanan di lokasi.
‎
‎Pemeriksaan turut disaksikan Kasi Trantib Kecamatan Haurgeulis Johani, ketua RT setempat, serta Satgas Desa Haurgeulis.
‎
‎Ketika muatan kendaraan dibuka, petugas menemukan 20 karung berukuran besar. Setelah diperiksa, setiap karung besar ternyata berisi lima karung kecil beras bantuan pangan dengan kemasan masing-masing 10 kilogram.
‎
‎Dengan demikian, total ditemukan 100 karung beras bantuan pangan atau sekitar 1 ton.
‎
‎Temuan tersebut kemudian diamankan bersama kendaraan ke Mapolsek Haurgeulis untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
‎
‎Informasi yang dihimpun menyebutkan, kendaraan tersebut berada di garasi yang disebut berkaitan dengan Ketua BPD Desa Sukajati, yang juga disebut sebagai suami Kuwu Sukajati. Namun, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan kepemilikan kendaraan, asal-usul beras, serta peruntukannya.


‎
‎AKP Saefulloh menegaskan, polisi belum menyimpulkan adanya pelanggaran maupun pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan beras bantuan tersebut.
‎
‎“Masih kami dalami asal-usul dan peruntukan beras bantuan pangan tersebut,” tegasnya.
‎
‎Polisi juga masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak untuk mengungkap bagaimana beras bantuan pangan tersebut dapat berada di dalam kendaraan yang menggunakan nomor polisi berbeda tersebut.
‎
‎Seluruh kendaraan dan muatan kini berada di Mapolsek Haurgeulis. Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar kepolisian untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. (Jojo)
‎

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *