Berapa Lagi Korban Harus Jatuh? Jalan Berlubang di Desa Terusan Kembali Makan Korban, Dinas Jangan Tutup Mata

mpnTERKINI51 Views
Read Time:1 Minute, 13 Second

 

 

MPN. Desa Terusan – Untuk kesekian kalinya, jalan berlubang di Desa Terusan kembali memakan korban. Seorang pengendara sepeda motor terjatuh setelah menghantam lubang besar yang menganga di badan jalan. Peristiwa ini bukan kejadian pertama, dan jika dibiarkan, bukan tidak mungkin akan kembali terulang.

Kecelakaan terjadi pada menjelang malam hari saat lalu lintas cukup ramai. Lubang yang berada di tengah jalur diduga sulit terlihat, sehingga korban tidak sempat menghindar. Akibatnya, korban mengalami luka dan kendaraan mengalami kerusakan. Warga sekitar langsung memberikan pertolongan.

Yang menjadi sorotan serius adalah fakta bahwa kondisi jalan rusak ini sudah lama dikeluhkan masyarakat. Namun hingga kini, penanganan yang dilakukan terkesan hanya tambal sulam tanpa solusi permanen. Lubang ditutup, beberapa waktu kemudian kembali rusak. Siklus ini terus berulang, sementara risiko keselamatan warga dipertaruhkan setiap hari.

Pertanyaannya, sampai kapan pembiaran ini terjadi? Jalan tersebut merupakan akses publik yang setiap hari dilalui warga untuk bekerja, sekolah, dan beraktivitas. Keselamatan masyarakat bukan hal sepele yang bisa ditunda-tunda.

Dinas terkait dan pemerintah daerah seharusnya tidak menunggu tekanan publik atau viral di media sosial baru bergerak. Evaluasi menyeluruh terhadap kualitas perbaikan dan pengawasan lapangan perlu segera dilakukan. Jika tidak, wajar bila masyarakat mempertanyakan keseriusan dan tanggung jawab pihak berwenang dalam menjamin keselamatan pengguna jalan.

Warga mendesak agar dilakukan perbaikan permanen dan transparansi terkait anggaran serta jadwal penanganan. Jangan sampai korban berikutnya menjadi bukti mahal dari lambannya respons.

Hingga rilis ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai langkah konkret yang akan diambil. (AMEX

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *