INDRAMAYU – mpn.co.id. Kebanggaan warga Indramayu terhadap fasilitas olahraga daerah kini berubah menjadi kekecewaan. Sport Center (SC) Indramayu, yang seharusnya menjadi pusat kebugaran dan rekreasi warga, justru menunjukkan pemandangan memprihatinkan setiap kali hujan deras melanda.
Kondisi drainase yang tidak memadai dituding menjadi penyebab utama genangan air di kawasan ini. Berdasarkan pantauan di lokasi, ketinggian air saat hujan bisa mencapai 30 centimeter. Hal ini membuat akses jalan di dalam area Sport Center sulit dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
Kurangnya pemeliharaan saluran air menyebabkan sirkulasi air tersumbat oleh sampah dan sedimen tanah, sehingga air meluap ke area parkir hingga ke selasar bangunan.
Ketidaknyamanan ini memicu kritik pedas dari masyarakat yang rutin berkunjung. Supri, salah satu pengunjung yang ditemui di lokasi, mengungkapkan rasa kecewanya melihat kondisi fasilitas publik yang semakin menurun kualitasnya.
”Ini tidak layak disebut sport center. Bangunan tidak terawat, drainase tidak memadai, dan lingkungannya kumuh. Ditambah lagi setiap hujan pasti banjir. Ini bukan yang pertama kali saya melihat banjir di Sport Center,” ujar Supri dengan nada kecewa.
Menurutnya, kondisi ini sudah berlangsung lama namun belum ada perbaikan signifikan dari pihak pengelola maupun pemerintah terkait.
Selain masalah banjir, sorotan tajam juga tertuju pada:
• Kerusakan Bangunan: Banyak bagian dinding yang mengelupas dan plafon yang rusak.
• Kebersihan Lingkungan: Tumpukan sampah di beberapa titik yang memperkuat kesan kumuh.
• Keamanan Fasilitas: Minimnya penerangan dan perawatan sarana olahraga yang membuat warga enggan berlama-lama di sana.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Indramayu segera mengambil langkah nyata untuk melakukan revitalisasi total. Sebagai ikon olahraga daerah, Sport Center seharusnya menjadi ruang publik yang nyaman, bersih, dan bebas dari banjir demi mendukung gaya hidup sehat warga Bumi Wiralodra. (Jhoys arcan
