Perpustakaan Desa Pandawa Haurgeulis Gelar Nonton Film Edukasi Anak, Tanamkan Nilai Toleransi Sejak Dini

mpnSAPA DESA121 Views
Read Time:2 Minute, 33 Second


‎mpn.co.id INDRAMAYU, – Upaya menanamkan nilai toleransi dan semangat belajar sejak usia dini terus dilakukan berbagai pihak. Salah satunya melalui inovasi kegiatan literasi yang digagas Perpustakaan Desa Ki Hajar Dewantara (Pandawa), Desa Haurgeulis, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu.

Perpustakaan desa tersebut kembali menggelar kegiatan Nonton Film Edukasi Anak (Non Fidusia) bersama para siswa TK Beringin Haurgeulis, Rabu (8/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Haurgeulis itu mengusung tema toleransi beragama, sebagai bagian dari pendidikan karakter bagi anak-anak sejak usia dini.

Kegiatan ini merupakan salah satu inovasi layanan literasi yang dilakukan pengelola perpustakaan desa dengan memanfaatkan media visual edukatif sebagai sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus efektif bagi anak-anak.

Sejumlah peserta didik dari TK Beringin Haurgeulis tampak antusias mengikuti pemutaran film edukasi tersebut. Mereka didampingi oleh Ibu Yani selaku pendamping siswa. Turut hadir pula Kuwu Haurgeulis Isma Shewarha Dhewanthara, serta pengurus Perpustakaan Desa Ki Hajar Dewantara (Pandawa) yakni Annin Annaba Syahidah, Yeni Regita Oliviani, dan Siti Fatimah.

Kuwu Haurgeulis Isma Shewarha Dhewanthara mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Desa Haurgeulis dalam mendukung program Indramayu Belajar sekaligus memperkuat pendidikan karakter anak sejak dini.

Menurutnya, pengenalan nilai-nilai toleransi kepada anak-anak usia taman kanak-kanak menjadi hal penting di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga pembelajaran tentang nilai toleransi dan kebersamaan. Ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Desa Haurgeulis dalam mendukung program Indramayu Belajar serta selaras dengan Program Panca Waluya dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Sementara itu, Ibu Yani, pendamping siswa TK Beringin Haurgeulis, menyampaikan apresiasi kepada pengurus Perpustakaan Desa Pandawa yang telah memberikan kesempatan kepada para siswa untuk belajar melalui metode yang berbeda dari biasanya.

Ia menilai pembelajaran melalui media visual di luar ruang kelas dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik bagi anak-anak.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Anak-anak bisa belajar sambil menonton film edukatif sehingga lebih mudah memahami pesan yang disampaikan.
‎Belajar di luar kelas seperti ini juga sangat baik untuk tumbuh kembang mereka,” ungkapnya.

Di sisi lain, pengurus perpustakaan Annin Annaba Syahidah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari inovasi layanan perpustakaan desa dalam mendukung pendidikan luar ruang bagi anak-anak usia PAUD dan Taman Kanak-Kanak.


Menurutnya, perpustakaan desa tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca buku, tetapi juga sebagai ruang edukasi kreatif yang mampu menghadirkan berbagai metode pembelajaran yang menarik bagi masyarakat, khususnya anak-anak.

“Melalui program ini, kami ingin membantu memperkenalkan media pembelajaran visual kepada anak-anak sejak dini. Dengan cara ini diharapkan pemahaman mereka lebih kuat, memori belajar lebih baik, serta dapat menumbuhkan minat belajar secara mandiri,” jelasnya.

Pengurus Perpustakaan Desa Ki Hajar Dewantara (Pandawa) juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada para pemustaka. Berbagai inovasi kegiatan literasi dan edukasi akan terus dikembangkan agar perpustakaan desa dapat menjadi pusat pembelajaran yang ramah, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna tersebut, Perpustakaan Desa Pandawa Haurgeulis berharap dapat berkontribusi dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter toleran, terbuka, dan menghargai keberagaman sejak usia dini.

‎(Jojo Sutrisno)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *