Investor Asing Mulai Lirik Kawasan Industri ISGIZ Indramayu, Pabrik Manufaktur 10 Hektare Siap Dibangun

mpnNEWS157 Views
Read Time:2 Minute, 14 Second


‎mpn.co.id INDRAMAYU, – Rencana pembangunan kawasan industri Indramayu Smart Grid Industrial Zone (ISGIZ) di Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mulai menunjukkan perkembangan signifikan. Kawasan yang digadang-gadang menjadi pusat industri baru di wilayah selatan Jawa Barat itu kini mulai dilirik oleh sejumlah investor, termasuk perusahaan manufaktur asal Tiongkok.

‎Salah satu investor yang telah melakukan penjajakan adalah PT Gantar Sejahtera Indonesia, perusahaan manufaktur yang melakukan kunjungan langsung ke lokasi kawasan industri ISGIZ pada Minggu (29/3/2026). Kunjungan tersebut menjadi sinyal awal masuknya investasi asing ke kawasan industri yang tengah dipersiapkan tersebut.

‎Perwakilan perusahaan, Mr. Jengi Liu, bersama dua rekannya Mr. Zhang dan Mr. Jia, meninjau langsung area yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan pabrik. Dalam keterangannya kepada awak media, mereka mengaku optimistis terhadap potensi kawasan industri di Gantar yang dinilai strategis untuk pengembangan sektor manufaktur.

‎“Kami melihat kawasan ini memiliki prospek yang sangat baik. Infrastruktur dan potensi wilayahnya mendukung untuk pengembangan industri manufaktur ke depan,” ujar Mr. Jengi Liu.


‎Menurut rencana, PT Gantar Sejahtera Indonesia akan membangun pabrik di atas lahan seluas 10 hektare pada tahap pertama. Selanjutnya, perusahaan juga telah menyiapkan rencana ekspansi pada tahap kedua dengan tambahan lahan sekitar 20 hektare guna memperluas kapasitas produksi.

‎Kunjungan investor tersebut menjadi momentum penting bagi pengembangan kawasan Indramayu Smart Grid Industrial Zone (ISGIZ) yang diproyeksikan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Indramayu. Kehadiran perusahaan manufaktur di kawasan tersebut diyakini akan memberikan dampak besar terhadap perekonomian daerah, khususnya dalam penciptaan lapangan kerja.


‎Sementara itu, pihak PT Jayamas Surya Sentosa selaku pengembang kawasan industri ISGIZ menyampaikan optimismenya terhadap perkembangan investasi di kawasan tersebut. Mereka menilai minat investor yang mulai berdatangan menjadi bukti bahwa kawasan industri Gantar memiliki daya tarik yang kuat.

‎“Kami optimistis kawasan industri ISGIZ akan berkembang pesat. Kehadiran investor tentu menjadi langkah awal yang positif bagi pengembangan kawasan ini,” ujar Indra Darmawan direktur operasional PT Jayamas Surya Sentosa.

‎Pengembang juga memproyeksikan bahwa kawasan industri tersebut nantinya mampu menyerap hingga sekitar 10 ribu tenaga kerja, dengan prioritas utama diberikan kepada masyarakat lokal di sekitar wilayah Gantar dan Kabupaten Indramayu secara umum.

‎Di sisi lain, pemerintah daerah juga menaruh perhatian besar terhadap percepatan pembangunan kawasan industri di wilayah tersebut. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu disebut tengah fokus mendorong realisasi kawasan industri guna meningkatkan investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.

‎Kehadiran Indramayu Smart Grid Industrial Zone (ISGIZ) diharapkan tidak hanya menjadi magnet bagi investor, tetapi juga mampu mendorong perkembangan wilayah Gantar dan sekitarnya, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Indramayu sebagai salah satu daerah tujuan investasi industri di Jawa Barat.

‎Jika rencana investasi tersebut terealisasi, kawasan industri ISGIZ berpotensi menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang kerja yang luas bagi masyarakat Indramayu di masa mendatang.

‎Penulis
‎(Jojo Sutrisno)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *