Gembong Kartel Narkoba El Mencho Dilaporkan Tewas Dalam Operasi Militer Meksiko.

mpnTERPOPULER529 Views
Read Time:2 Minute, 28 Second


‎mpn.co.id – Operasi militer berskala besar yang digelar Pasukan Khusus Angkatan Darat Meksiko pada Minggu (22/2/2026) mengguncang peta keamanan Amerika Latin. Dalam serangan terkoordinasi di wilayah Tapalpa, negara bagian Jalisco, tujuh anggota Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG) dilaporkan tewas, termasuk sosok yang diyakini sebagai pemimpinnya, Nemesio Oseguera Cervantes, yang dikenal dengan julukan “El Mencho.”

‎Kementerian Pertahanan Meksiko menyatakan operasi tersebut dilakukan dengan dukungan Garda Nasional Meksiko, intelijen nasional, Kejaksaan Agung, serta dukungan udara dari Angkatan Udara Meksiko. Target utama adalah menangkap Oseguera, buronan kelas kakap yang selama bertahun-tahun menjadi simbol kekuatan dan kebrutalan CJNG.

‎Menurut pernyataan resmi, pasukan militer diserang lebih dahulu saat mendekati lokasi persembunyian di Tapalpa yang dikenal sebagai salah satu basis kuat CJNG. Aparat membalas tembakan dalam upaya mempertahankan diri. Empat anggota kartel tewas di lokasi kejadian, sementara tiga lainnya meninggal saat proses evakuasi udara menuju Mexico City.

‎Salah satu korban disebut sebagai Ruben “N” alias Mencho. Namun, otoritas menegaskan bahwa identitas final masih menunggu konfirmasi forensik.

‎Selain korban tewas, dua anggota kartel berhasil ditangkap. Aparat juga menyita sejumlah persenjataan berat, kendaraan lapis baja, hingga peluncur roket anti pesawat temuan yang kembali menegaskan kapasitas militeristik kelompok tersebut. Tiga anggota pasukan khusus dilaporkan mengalami luka-luka.

‎Operasi ini disebut berlangsung atas dasar pertukaran intelijen dengan Amerika Serikat dalam kerangka kerja sama bilateral pemberantasan narkotika.

‎Sebelumnya, pemerintah AS dan Meksiko masing-masing menawarkan hadiah sebesar 15 juta dolar AS dan 300 juta peso total setara sekitar Rp493,5 miliar untuk informasi yang mengarah pada penangkapan Oseguera.

‎CJNG sendiri merupakan salah satu organisasi kriminal paling kuat dan ekspansif di Meksiko. Berawal dari pecahan Kartel Milenio, kelompok ini berkembang menjadi jaringan narkoba global yang merambah Amerika Utara, Eropa, hingga Asia.

‎Kabar operasi militer tersebut segera memicu respons keras dari jaringan CJNG di berbagai wilayah. Blokade jalan, pembakaran kendaraan, dan bentrokan bersenjata dilaporkan terjadi di sejumlah negara bagian, termasuk Tamaulipas, Michoacán, dan Nayarit.

‎Gubernur Jalisco, Pablo Lemus Navarro, menetapkan peringatan merah. Transportasi umum dihentikan sementara, acara publik dibatalkan, dan sekolah-sekolah menangguhkan pembelajaran tatap muka pada Senin.

‎Kabinet Keamanan Meksiko mengerahkan pasukan tambahan untuk mengendalikan situasi. Bandara tetap beroperasi, meski sebagian besar penerbangan dari Puerto Vallarta dibatalkan menyusul meningkatnya ancaman keamanan.

‎Pemerintah Amerika Serikat segera mengeluarkan peringatan perjalanan.

‎Warga AS di Jalisco, Tamaulipas, sebagian Michoacán, Guerrero, dan Nuevo León diminta untuk berlindung di tempat aman. Wakil Menteri Luar Negeri AS, Christopher Landau, menyebut operasi tersebut sebagai “perkembangan besar bagi Meksiko, AS, Amerika Latin, dan dunia,” meski ia mengakui potensi kekerasan balasan.

‎Kanada juga memperingatkan warganya mengenai blokade dan insiden kekerasan di Jalisco, khususnya di kawasan wisata Puerto Vallarta. Maskapai Air Canada menangguhkan sejumlah penerbangan akibat situasi keamanan.

‎Di tengah derasnya informasi di media sosial, Kedutaan Besar Meksiko di AS membantah klaim bahwa CJNG akan menyerang warga sipil secara acak. Pemerintah menyebut narasi tersebut sebagai bentuk disinformasi yang memperkeruh situasi.

‎Kematian Oseguera jika terkonfirmasi berpotensi menjadi salah satu pukulan terbesar terhadap kartel narkoba Meksiko dalam satu dekade terakhir.

‎Sumber : TvAztoca

‎Penulis
‎(Jojo Sutrisno)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *