Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli dari SD hingga S1 di Hadapan Penyidik Polda: Jawaban atas Tudingan Ijazah Palsu

Read Time:1 Minute, 13 Second

 

mpn.co.id, Jakarta – Mantan Presiden RI Joko Widodo akhirnya angkat bicara dan mengambil langkah tegas terkait tudingan penggunaan ijazah palsu yang kembali mencuat pasca dirinya lengser dari kursi kepresidenan. Dalam sebuah pertemuan dengan penyidik Polda Metro Jaya, Jokowi secara langsung menunjukkan dokumen asli ijazahnya mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sarjana Strata 1 dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk klarifikasi atas tudingan yang terus beredar dan dinilai meresahkan. Dalam program Kompas Petang, kuasa hukum Jokowi, Rifai Kusumanegara, menjelaskan bahwa kliennya selama dua tahun memilih untuk tidak merespons isu tersebut secara langsung guna menghindari anggapan bahwa dirinya menyalahgunakan kekuasaan saat masih menjabat sebagai Presiden.

“Beliau selama ini diam bukan karena tidak bisa membela diri, tapi justru karena menghormati hukum dan menghindari kesan intervensi kekuasaan. Kini, setelah tidak lagi menjabat, saatnya beliau bersuara,” ujar Rifai.

Namun, respons ini tidak serta-merta menghentikan perdebatan. Salah satu pihak terlapor dalam kasus penyebaran informasi dugaan ijazah palsu, Roy Suryo, tetap bersikukuh bahwa ada sejumlah kejanggalan, terutama terkait skripsi dan dokumen akademik yang ditampilkan oleh pihak UGM.

“Masih banyak pertanyaan yang belum terjawab secara tuntas. Dokumen yang ditampilkan perlu diverifikasi lebih dalam,” kata Roy kepada awak media.

Pihak kepolisian hingga kini masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan dari berbagai pihak terkait untuk memastikan kejelasan kasus ini. Meski demikian, dengan ditampilkannya dokumen asli oleh Jokowi sendiri, publik kini menantikan kejelasan hukum dan fakta yang dapat mengakhiri polemik berkepanjangan ini.

Pewarta
(Jojo Sutrisno)

Leave a Reply