mpn.co.id Indramayu, – Fenomena surutnya debit air di Waduk Cipancuh, Kabupaten Indramayu, menghadirkan pemandangan yang berbeda dari biasanya. Hamparan dasar waduk yang mengering dimanfaatkan ratusan warga untuk berburu ikan secara tradisional. Sejak pagi hingga sore hari, masyarakat dari berbagai desa di sekitar waduk tampak berbondong-bondong membawa jaring, serok, hingga alat tangkap sederhana demi mendapatkan ikan untuk kebutuhan rumah tangga.
Momen ini menjadi berkah tersendiri bagi warga. Selain dapat memperoleh ikan secara gratis, hasil tangkapan juga cukup membantu memenuhi kebutuhan lauk keluarga di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.
Imron, salah seorang warga Kecamatan Gantar, mengaku hampir setiap hari datang ke Waduk Cipancuh sejak air mulai surut. Menurutnya, hasil tangkapan ikan masih cukup melimpah meski harus bersaing dengan banyak warga lainnya.
“Alhamdulillah, lumayan untuk lauk di rumah. Kadang dapat ikan nila, mujair, atau ikan lainnya. Kalau hasilnya banyak bisa dibagikan ke tetangga,” ujarnya Sabtu (1/8/2026)
Waduk Cipancuh selama ini memiliki peran penting sebagai sumber irigasi bagi ribuan hektare lahan pertanian di Kecamatan Gantar dan Haurgeulis. Keberadaan waduk menjadi penopang utama kebutuhan air para petani, terutama saat musim tanam.
Secara geografis, Waduk Cipancuh berada di Desa Situraja, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. Selain berfungsi sebagai tampungan air berskala besar, kawasan ini juga dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam yang kerap dikunjungi masyarakat, terutama saat akhir pekan. Keindahan panorama waduk dengan latar perbukitan menjadikannya lokasi favorit untuk bersantai maupun memancing.
Waduk Cipancuh memiliki luas sekitar 700 hektare. Infrastruktur ini dibangun pada tahun 1927 pada masa pemerintahan Hindia Belanda sebagai bagian dari sistem pengairan pertanian di wilayah Indramayu dan sekitarnya. Seiring perjalanan waktu, waduk tersebut pernah menjalani rekonstruksi tanggul pada tahun 1972 guna memperkuat fungsi dan keamanannya.
Meski kondisi air saat ini mengalami penyusutan akibat musim kemarau, aktivitas warga mencari ikan berlangsung dengan tetap memperhatikan keselamatan. Fenomena musiman ini pun menjadi daya tarik tersendiri, bahkan tidak sedikit masyarakat yang datang hanya untuk menyaksikan kesibukan warga berburu ikan di dasar waduk yang mengering.
Penulis
(Jojo Sutrisno)
Surutnya Waduk Cipancuh Jadi Berkah Musiman, Ratusan Warga Berbondong-bondong Tangkap Ikan
Read Time:1 Minute, 38 Second






