Mobilisasi Pasca Proyek Migas, PT GWDC Gandeng Karang taruna serta Forkopimcam Haurgeulis.

mpnTERKINI146 Views
Read Time:1 Minute, 34 Second


‎mpn.co.id Indramayu, – Suasana kekeluargaan terasa kental di Balaidesa Kertanegara, Kecamatan Haurgeulis, Rabu (4/3/2026), saat PT Great Wall Drilling Company (GWDC) menggelar pertemuan koordinasi bersama unsur pemerintah dan tokoh masyarakat.
‎Agenda ini menjadi penanda tahapan akhir pasca rampungnya proyek pengeboran Pertamina EP PAS 01 Zona 7 di wilayah tersebut.

‎Pertemuan itu dihadiri Forkopimcam Haurgeulis, Kuwu Desa Kertanegara, Kuwu Desa Wanakaya, perwakilan karang taruna dari empat desa, serta jajaran manajemen perusahaan. Fokus utama pembahasan adalah memastikan proses mobilisasi alat berat dan armada logistik berjalan aman, tertib, serta minim dampak terhadap aktivitas warga.

‎Mobilisasi proyek migas dikenal sebagai fase krusial, karena melibatkan pergerakan truk-truk besar dan peralatan berat yang melintasi jalur desa. Karena itu, koordinasi lintas pihak dinilai penting guna mencegah potensi hambatan, baik faktor teknis, cuaca, maupun administrasi.

‎Perwakilan PT GWDC, Osmond Omar Liman, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dan masyarakat setempat.

‎“Kami berharap kerja sama ini menjadi pondasi kuat ke depan. Mobilisasi yang lancar mencerminkan sinergi yang baik antara perusahaan dan masyarakat, sekaligus membuka peluang proyek-proyek berikutnya yang lebih positif bagi Indramayu,” ujarnya.

‎Ia menegaskan, seluruh proses mobilisasi akan dilaksanakan sesuai standar keselamatan kerja serta memperhatikan kenyamanan dan keamanan lingkungan sekitar.

‎Dalam forum tersebut, disepakati pengaturan teknis terkait jadwal pergerakan kendaraan berat, pengawasan jalur lintasan, hingga pelibatan unsur pemuda dalam membantu pengamanan lalu lintas.

‎Pendekatan partisipatif ini diharapkan mampu menjaga situasi tetap kondusif hingga seluruh proses mobilisasi selesai.
‎Langkah PT GWDC menggandeng tokoh masyarakat dinilai sebagai contoh kolaborasi yang konstruktif antara sektor industri dan komunitas lokal. Di tengah dinamika industri energi, komunikasi terbuka menjadi kunci menjaga stabilitas sosial dan keberlanjutan investasi.

‎Dengan berakhirnya proyek PAS 01 Zona 7, masyarakat Haurgeulis berharap kehadiran industri migas tetap memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Pertemuan yang berlangsung hangat itu pun ditutup dengan optimisme bahwa semangat gotong royong ala Kertanegara mampu menjadi inspirasi pembangunan yang harmonis di Indramayu.

‎Penulis
‎(Jojo Sutrisno)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *