Indramayu –mpn.co.id. Perguruan Pencak Silat Dharma Loka Sari tengah mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan kenaikan sabuk bagi para pesilat. Kegiatan ini menjadi agenda penting sebagai sarana evaluasi kemampuan teknik sekaligus pembentukan karakter dan mental pesilat.
Kenaikan sabuk dipandang sebagai tahapan berjenjang dalam proses pembinaan pesilat. Tidak hanya menilai kemampuan fisik dan teknik, ujian ini juga menjadi tolok ukur kedisiplinan, sikap, serta pemahaman nilai-nilai perguruan yang telah ditanamkan selama masa latihan.
Ketua Perguruan Dharma Loka Sari, Sucahyana, menegaskan bahwa kenaikan sabuk bukan sekadar penilaian fisik semata, melainkan proses pembelajaran tanggung jawab dan kedewasaan seorang pesilat dalam menjalani kehidupan sebagai pendekar.
“Kenaikan sabuk bukan hanya pergantian warna, tetapi sebuah amanah. Setiap pesilat harus mampu menunjukkan disiplin, sikap hormat, serta akhlak yang baik, baik di dalam maupun di luar gelanggang,” tegas Pelatih Dharma Loka Sari, Sucahyana.
Dalam persiapan tersebut, para pesilat diwajibkan mengikuti latihan rutin dan terstruktur sesuai program yang telah ditetapkan pelatih. Kehadiran, kesungguhan, serta kepatuhan terhadap aturan latihan menjadi bagian dari penilaian kesiapan mengikuti ujian.
Materi yang dipersiapkan meliputi sikap dasar, langkah, jurus, teknik serangan dan pertahanan, serta penerapan teknik secara berpasangan. Selain itu, penguatan fisik, daya tahan tubuh, dan ketahanan mental juga menjadi perhatian utama dalam proses pembinaan.
Tidak hanya penguasaan teknik, pembinaan mental dan pemahaman nilai-nilai perguruan turut ditekankan. Pesilat dibekali pemahaman sejarah, ajaran, serta filosofi Dharma Loka Sari sebagai landasan sikap, jati diri, dan pedoman dalam bermasyarakat.
Pihak perguruan berharap seluruh pesilat dapat mengikuti proses kenaikan sabuk dengan penuh kesungguhan, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga nilai persaudaraan. Melalui kegiatan ini, Dharma Loka Sari berkomitmen mencetak pesilat yang tangguh, berkarakter, dan mampu membawa nama baik perguruan di tengah masyarakat. ( Slamet
