MPN. Indramayu — Kodim 0616/Indramayu langsung tancap gas memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan mendistribusikan 23 unit kendaraan truk bantuan dari PT Agrinas. Penyerahan digelar di Makodim 0616/Indramayu, Jumat (10/4/2026), sebagai langkah konkret mendorong percepatan ekonomi desa.
Komandan Kodim 0616/Indramayu, Tulus Widodo, menegaskan bahwa distribusi truk bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari skema besar penguatan koperasi yang harus langsung berdampak di lapangan.
“Ini bukan berhenti di penyerahan. Kami lanjutkan dengan distribusi rak dan seluruh kelengkapan operasional koperasi. Semua harus siap jalan,” tegasnya.
Ia menyebut, proses serah terima dilakukan berjenjang—dari PT Agrinas ke Dinas Koperasi, lalu langsung ke pengurus KDKMP di desa yang sudah 100 persen siap. Tidak ada ruang untuk penundaan bagi koperasi yang sudah berdiri.
Sementara itu, Plt Kadiskopdagin Indramayu, H. Mardono, menekankan bahwa setelah aset diserahkan, tanggung jawab penuh berada di tangan koperasi. Pemerintah, kata dia, hanya memastikan sistem berjalan dan sesuai aturan.
“Begitu diserahkan, itu sudah menjadi ranah koperasi. Kami di dinas akan kawal dari sisi manajemen agar tidak melenceng,” ujarnya.
Program ini juga disebut sebagai bagian dari realisasi arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam menghidupkan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi. Namun, implementasinya kini menjadi ujian nyata di tingkat daerah.
Sebanyak 23 desa penerima tersebar di berbagai kecamatan, mulai dari Tegalmulya (Krangkeng), Longok (Sliyeg), Kalimati (Jatibarang), hingga Karangsong (Indramayu) dan Luwunggesik (Krangkeng). Distribusi ini diharapkan bukan hanya menambah aset, tetapi benar-benar menggerakkan roda usaha koperasi.
Dengan armada sudah di tangan, publik kini menunggu: apakah KDKMP mampu membuktikan diri sebagai motor ekonomi desa, atau justru kembali menjadi program yang mandek di tengah jalan. ( Amex






